JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kecelakaan Maut Motor VS Bus Harta Sanjaya di Kebakkramat, Buruh Pabrik Asal Sragen Tewas Mengenaskan

Ilustrasi korban tewas kecelakaan tergeletak di jalan. Foto/Wardoyo
Jasad korban tewas dalam kecelakaan di Kebakkramat, Sabtu (2/6/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Solo-Sragen,  Sabtu (2/6/2018). Kali ini terjadi di wilayah Dusun Nglarangan, Kecamatan Kebakramat, kembali merenggut korban jiwa.

Seorang pengendara sepeda motor Honda Supra AD 4979 KN, yang bernama  Khoiril Afandi (23), warga Dusun Randu Kuning RT 1 RW 1, Desa Krebet, Kecamatan Masaran, Sragen, serempetan dengan bus Harta Sanjaya AD 1612 BE yang dikemudikan Hardi Santoso (50), warga Kampung Baru RT 1 RW 4, Kecamatan Pasarkliwon, Solo.

Serempetan tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor terjatuh. Buruh pabrik PT Suburtex Waru Kebakkramat itu tewas mengenaskan setelah membentur aspal di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Cara Baru Bendung Maraknya Peredaran Narkoba di Karanganyar, Wabup Rober Kenalkan Wisata Touring Komunitas Motor Sambil Kampanye Antinarkoba

Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat bus dan sepeda motor tersebut sama-sama berjalan dari arah selatan (dari arah Solo) ke utara (menuju arah Sragen).

Posisi bus berjalan di depan sebelah kiri lajur jalan, sementara sepeda motor melaju di belakang bus sebelah kanan. Korban berupaya mendahului bus dari sisi kanan. Namun karena tidak dapat menguasai laju sepeda motornya, langsung menyerempet bus.

Baca Juga :  Tilang Cewek ABG Anggota Perguruan Silat Yang Gleyer-gleyer Pakai Mobil Mewah, Polisi Karanganyar Kaget Saat Geledah Mobil. Ternyata di Dalamnya Ada 3 Cewek dan 2 Cowok Usia SMA

“Dugaan sementara karena pengendara sepeda motor tidak bisa menguasai laju kendaraan, sehingga nyerempet bodi bus sisi kanan,” kata Kanitlaka Satlantas Polres Karanganyar Iptu Sutarno, mewakili  Kasatlantas  AKP Ahdi Rizaliansyah, Sabtu (02/06/2018).

Menurut Kanit Laka, Sat Lantas yang tiba dilokasi, langsung melakukan evakuasi dan membawa jasad korban ke RSUD Karanaganyar, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

“ Kami masih melakukan penyelidikan atas kasus ini dengan meminta keterangan sejumlah saksi utnuk menegetahui penyebab pasti kecelakaan,” ujarnya. Wardoyo