JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Soal Kuota PPDB, Kadinas Sragen Tegaskan Jika Zona 1 Kekurangan, Zona 2 Bisa Langsung Mengisi

Sejumlah wali murid saat memantau jurnal PPDB online hari pertama di SMPN 1 Sragen, Senin (25/6/2018). Foto/Wardoyo
Sejumlah wali murid saat memantau jurnal PPDB online hari pertama di SMPN 1 Sragen, Senin (25/6/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sragen menegaskan jika kuota pendaftar zona 1 (dalam zona) masih kurang dan zona 2 kelebihan,  maka kekurangan bisa diisi dari kelebihan zona 2. Hal itu menyikapi kekhawatiran di sejumlah SMPN favorit dan grade 2 yang masih dilanda kekurangan pendaftar dari dalam zona pada hari kedua PPDB online SMP.

Kepala Disdikbud Sragen,  Suwardi mengungkapkan sesuai ketentuan,  pendaftar zona 1 dan zona 2 bisa saling mengisi. Artinya,  apabila ada kekurangan pendaftar di salah satu zona sementara zona lainnya kelebihan, maka bisa langsung mengisi.

“Misalnya zona 1, kelelebihan pendaftar sedangkan zona 2 masih kurang, maka pendaftar zona 1 bisa mengisi zona 2. Sebaliknya jika zona 2 kelebihan sedangkan zona 1 masih kurang,  maka pendaftar zona 2 itu akan naik mengisi kuota zona 1 yang kurang, ” papar Suwardi Kamis (28/6/2018).

Baca Juga :  Duh Gusti, Guru SMPN Mondokan Asal Sragen Tertangkap Razia Satpol PP di Karangmalang. Total 46 Pelanggar Masker Akan Dilaporkan ke Gubernur, 30 Orang Harus Bayar Rp 50.000

Ia menguraikan pendaftar dari zona 1 dan 2 yang bisa mengisi itu yang pilihan 1. Menurutnya, masih ada satu hari terakhir hari ini yang akan menentukan.

Pernyataan itu dilontarkan menyusul fenomena di hari kedua pendaftaran di mana mayoritas SMPN favorit dan SMPN grade 2 di kecamatan, masih dilanda kekurangan pendaftar dari dalam zona (Zona 1). Sebaliknya, sekolah favorit di Sragen Kota, mulai dibanjiri pendaftar dari luar zona (Zona 2) hingga melampaui kuota yang tersedia.

Berdasarkan jurnal PPDB hari kedua yang dirilis situs resmi ppdb.sragenkab.go.id hingga pukul 21.10 WIB, 4 SMPN papan atas yakni SMPN 1, 2, 5 Sragen dan 1 Gemolong, sama-sama masih kekurangan pendaftar dalam zona (Zona 1).

Baca Juga :  Geger Karyawan PG Mojo Sragen Ditemukan Tewas di Ranjang Rumah Kontrakannya. Sempat Ikut Ronda Malam, Jasadnya Dievakuasi Petugas Berpakaian APD Lengkap

Di SMPN 1 Sragen misalnya,  dari kuota Zona 1 sebanyak 171, baru ada 42 pendaftar yang masuk nominasi diterima. Namun untuk zona 2, dari 74 kuota,  pendaftar yang masuk nominasi diterima mencapai 80 siswa.

Kondisi serupa terjadi di SMPN 2 dan 5 Sragen serta SMPN 1 Gemolong. Di tiga SMPN ini,  pendaftar zona 2 hampir tiga kali lipat dari kuota sementara pendaftar zona 1 masih di bawah kuota.

Tren yang sama juga melanda SMPN di kecamatan. Untuk SMPN grade 2 atau SMPN 1 tiap kecamatan,  sebagian besar juga masih kekurangan.

Sebagian besar kuota zona 1 terpenuhi, namun kuota zona 2 masih tersisa banyak. Seperti SMPN 1 Gondang yang kuota zona 1 sebanyak 144, sudah terisi penuh sedang kuota zona 2 sebanyak 35 juga terisi penuh. Wardoyo