Beranda Daerah Wonogiri Bikin Merinding! Ribuan Jemaah dan Lintas Agama Tumpah Ruah di Tirtomoyo, Pengajian...

Bikin Merinding! Ribuan Jemaah dan Lintas Agama Tumpah Ruah di Tirtomoyo, Pengajian Khoul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Berakhir dengan Kejutan 1.000 Porsi Soto Gratis

Pengajian
Khoul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Pondok Pesantren Mahabatul Qodiri Nusantara. Dok. Panitia

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Lautan manusia memenuhi kawasan Pondok Pesantren Mahabatul Qodiri Nusantara di Dusun Brangkal, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (27/6/2026) malam. Sekitar seribu jemaah dari berbagai daerah memadati lokasi untuk mengikuti Dzikir dan Sholawat dalam rangka Khoul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, salah satu ulama besar yang menjadi teladan umat Islam di berbagai penjuru dunia.

Suasana malam itu terasa begitu khidmat sekaligus hangat. Lantunan dzikir dan sholawat menggema dari panggung utama, berpadu dengan kebersamaan ribuan jemaah yang datang tanpa memandang latar belakang. Momen ini menjadi salah satu kegiatan keagamaan terbesar yang digelar Pondok Pesantren Mahabatul Qodiri Nusantara tahun ini.

Yang membuat kegiatan tersebut semakin menarik perhatian adalah hadirnya berbagai elemen masyarakat. Selain dihadiri Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, acara juga diikuti unsur Forkopimcam Tirtomoyo, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan seperti Squad Nusantara, GRIB Jaya, KRI, SH Winongo, dan Sahabat Abah.

Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung mencerminkan semangat persatuan, gotong royong, serta sinergi seluruh komponen masyarakat bersama TNI dan Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di Kabupaten Wonogiri.

Sejak sore hari, kawasan pondok pesantren sudah dipadati pengunjung. Antusiasme masyarakat semakin terasa ketika penampilan Reog Ponorogo dan grup hadrah membuka rangkaian acara. Atraksi budaya dan lantunan sholawat sukses membangun suasana religius sekaligus mempererat rasa kebersamaan di antara para jemaah.

Tidak hanya menghadirkan siraman rohani, panitia juga menggelar santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Aksi sosial tersebut menjadi bagian dari kepedulian Pondok Pesantren Mahabatul Qodiri Nusantara terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :  Rekrutmen CASN 2026 Jawa Tengah, BKD Akhirnya Buka Suara, Ribuan Pelamar Harap-Harap Cemas Menunggu Keputusan BKN!

Memasuki acara inti, ribuan jemaah larut dalam dzikir dan sholawat yang dipimpin para ulama. Doa-doa dipanjatkan bersama, menciptakan suasana haru yang menyentuh hati para peserta yang memadati area pondok.

Tausiyah disampaikan oleh Nyai Lutfi Helmiyatin, S.Pd.I. yang mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat keimanan, menjaga akhlak mulia, serta terus mempererat persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Kyai Taufikurrahman dari Pondok Pesantren Al Qodiri Jember mengajak umat Islam meneladani perjuangan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam berdakwah, membangun akhlak yang baik, serta menyebarkan kasih sayang kepada seluruh sesama manusia.

Dalam sambutannya, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno memberikan apresiasi tinggi kepada Pondok Pesantren Mahabatul Qodiri Nusantara yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam pembinaan moral dan pelayanan sosial bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonogiri, kami menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Mahabatul Qodiri Nusantara yang telah berkontribusi nyata dalam pendidikan akhlak dan moral masyarakat. Tidak hanya itu, pondok ini juga memiliki kepedulian luar biasa dengan merawat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), membantu korban penyalahgunaan narkoba, serta memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bupati.

Ia berharap kegiatan keagamaan seperti Khoul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani terus diselenggarakan sebagai wadah memperkuat ukhuwah Islamiyah, memperkokoh nilai-nilai keagamaan, sekaligus menjaga persatuan masyarakat di tengah keberagaman.

Salah satu fakta yang paling mencuri perhatian dalam kegiatan ini diungkapkan Ketua Pondok Pesantren Mahabatul Qodiri Nusantara, Dwi Darmanto. Menurutnya, acara tersebut tidak hanya dihadiri umat Islam, tetapi juga diikuti masyarakat dari berbagai agama sebagai bentuk nyata menjaga kerukunan dan toleransi.

Baca Juga :  Dari Gerobak Keliling Jadi Raja Bakso! Bos Bakso Kumis Bikin 380 Anak Yatim Tersenyum, Kisahnya Bikin Salut

“Acara ini juga dihadiri penganut berbagai lintas agama yaitu Kristen, Katholik, Hindu dan Buddha yang ikut serta dalam kegiatan pengajian dalam rangka saling menjaga kerukunan. Panitia menyediakan seribu porsi Soto Lamongan buatan warga pondok,” ungkap Dwi Darmanto.

Kehadiran masyarakat lintas agama tersebut menjadi gambaran harmonisnya kehidupan sosial di Wonogiri. Mereka berkumpul dalam suasana penuh kekeluargaan, saling menghormati, dan mempererat silaturahmi tanpa membedakan keyakinan.

Tak hanya mendapatkan siraman rohani, para jemaah juga menikmati hidangan sebanyak 1.000 porsi Soto Lamongan yang dimasak secara gotong royong oleh warga pondok. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika ribuan peserta menikmati hidangan bersama usai mengikuti rangkaian dzikir dan sholawat.

Kegiatan Khoul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Pondok Pesantren Mahabatul Qodiri Nusantara akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda keagamaan. Perpaduan antara dzikir, sholawat, santunan sosial, kehadiran lintas agama, serta kebersamaan ribuan masyarakat menjadikan malam itu sebagai momentum mempererat persaudaraan, memperkuat nilai kemanusiaan, dan menumbuhkan semangat hidup rukun di tengah keberagaman Kabupaten Wonogiri.
Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.