loading...


Ilustrasi. Pexels

SOLO– Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo mengukuhkan diri sebagai bandara dengan kategori sibuk. Hal itu terlihat dari rekap data dan dokumentasi Posko Terpadu Monitoring Angkutan Lebaran 2018 lalu.

Berdasarkan data dan dokumentasi Posko Terpadu Monitoring Angkutan Lebaran 2018, jumlah penerbangan pemberangkatan dalam season arus mudik-balik dari H-8 hingga H+8 mengalami pertumbuhan sebesar 6% dibandingkan dengan kesempatan yang sama tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2017, data yang sama dalam posko terpadu mencatatkan sebanyak 1.177 penerbangan pemberangkatan, maka tahun 2018 dalam momen yang sama mengalami kenaikan menjadi 1.248 penerbangan.

Baca Juga :  Without Borders Gelar Seminar SDM di Solo, Hadirkan Iwan Sunito Pebisnis Sukses di Australia asal Indonesia

Peningkatan jumlah juga ditunjukkan pada data jumlah penumpang dimana dalam satu season tersebut tahun ini tercatat sebanyak 180.827 penumpang dimana jumlah tersebut naik dari tahun lalu sebanyak 160.903 penumpang.

“Untuk jumlah penumpang mengalami pertumbuhan sekitar 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan untuk cargo juga sama, bahkan naik 17% jika dibandingkan dengan tahun lalu saat momen mudik-balik yaitu 342.734 kilogram, naik dari 293.272 kilogram dari tahun sebelumnya,” papar Humas Bandara Adi Soemarmo, Danardewi, Rabu (4/7/2018).

Baca Juga :  Guru "Gokil" J Sumardianta Akan  Beber Tips Hadapi Cyber Parenting di Solo Paragon Mall

Di sisi lain, untuk rencana pengajuan penerbangan tambahan pada arus mudik-balik tahun 2018 kali ini belum sepenuhnya dapat terealisasi. Pasalnya, dari 221 rencana pengajuan tambahan penerbangan, hanya terealisasi sebanyak 92 penerbangan.

“Namun jumlah tersebut sudah termasuk banyak mengingat momen arus mudik-balik hanya sekitar dua pekan saja,” imbuh Danar. Triawati PP

Loading...