loading...
Penyerahan penghargaan lomba desa di Karanganyar. Foto/Humas Kab

KARANGANYAR- Desa Beruk di Kecamatan Jatiyoso dinobatkan sebagai desa terbaik di Karanganyar. Hal itu terungkap dalam kegiatan penutupan Bulan Bakti Gotong Royong (BBGR) masyarakat ke XV dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (PKK) dilaksanakan di Desa Blorong, Kecamatan Jumantono, Selasa (10/7/2018).

Dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Dandim 0727 dan Kapolres Karanganyar beserta Forkompimda, acara diawali dengan penyerahan Penghargaan berupa Trhopy dan uang pembinaan kepada Desa-desa yang menang dalam lomba desa.

Baca Juga :  Beberapa Boks Surat Suara di Karanganyar Ditemukan Sudah Rusak, KPU Karanganyar Bakal Lapor KPU RI 

Desa Beruk dari Kecamatan Jatiyoso meraih juara pertama sebagai Desa Terbaik yang berhak menerima thropy dan uang pembinaan sebesar Rp 30 juta.

Dalam pidato sambutanya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menjelaskan bahwa, nilai-nilai Pancasila itu tercermin di dalam semangat gotong royong. “Gotong royong harus dijaga, lebih ke empati dan simpati”.

Baca Juga :  Sambangi Emak-emak di Karanganyar, Istri Sandiaga Uno Dapat Oleh-oleh Balung Kethek. Ini Pesannya! 

Ia menyebut “ Fastabiqul Khoirot” yang bermakna berlomba-lomba dalam kebaikan, harus dijadikan acuan dalam mengarungi kehidupan. Perbedaan itu suatu yang wajar, akan tetapi potensi untuk saling mengenal harus di tegakkan.

Pejabat disumpah untuk menjaga Pancasila, untuk memelihara Pancasila yang mana esensi Pancasila adalah Gotong royong.

Loading...

“Saling menjaga, saling menghormati adalah sebagian wujud dari gotong royong,” katanya. Wardoyo

Baca Juga :  Dianggap Menentang Daerah, Dirut PUD Aneka Usaha Karanganyar Mendadak Dilengser Dari Kursinya. Padahal Baru 3 Bulan Menjabat 

 


Loading...