JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Saat Bilik TMMD di Dukuh Macanmati, Ngrampal Sragen Mendadak Dipenuhi Tangisan Bocah Laki-laki…

Foto/Wardoyo
Foto/Wardoyo

SRAGEN- Ada pemandangan tak lazim di acara kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD) Sengkuyung Tahap II 2018 yang digelar Kodim 0725/Sragen di Klandungan, Ngrampal, Jumat (13/7/2018) pagi. Saat warga dan personel TNI tengah bergotong royong mengecor jalan yang diperbaiki pada program TMMD, tiba-tiba terdengar jeritan dan tangisan bocah tak jauh dari lokasi.

Setelah ditelusuri, rupanya suara tangisan itu bersumber dari bilik posko TMMD yang didirikan di Dukuh Macanmati, Klandungan. Usut punya usut, di dalam bilik itu ternyata pagi itu dipenuhi anak laki-laki yang sedang terbaring di bangku medis.

Mereka rupanya mengikuti kegiatan sunatan massal yang digelar TNI-AD dalam rangkaian kegiatan TMMD Sengkuyung di desa itu.

Baca Juga :  Bupati Yuni Umumkan Sragen Turun Jadi Zona Oranye Covid-19. Tegaskan Hajatan Tidak Dilarang, Soal Izin Keramaian Kewenangan Polres!

Tak hanya anak-anak, orangtua mereka yang setia mendampingi, sebagian tak tega melihat tangisan anak mereka yang swdang disunat.

“Hari ini memang digelar kegiatan sunatan massal dalam rangkaian kegiatan TMMD Sengkuyung II di Klandungan Ngrampal. Ada sebanyak 10 anak dari warga sini yang mengikuti sunatan massal. Alhamdulilah kegiatan berjalan lancar, ” papar Dandim 0725/Srg, Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo.

Ia mengapresiasi animo masyarakat yang mendukung kegiatan itu. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, giat sunatan massak itu juga untuk membantu meringankan beban orangtua utamanya dari kalangan tidak mampu, yang ingin mengkhitankan putranya.

Baca Juga :  Tambah Lagi, 3 Warga Sragen Positif Covid-19 Hari Ini Semuanya Dirawat di Rumah Sakit. Total Kasus Positif Mencapai 523, 83 Dirawat, Sudah 72 Orang Meninggal

“Mudah-mudahan bisa bermanfaat dan membantu masyarakat, ” urai Dandim.

Giyem (46) salah satu orang tua asal Dukuh Macanmati, mengaku sengaja membawa anakanya Didit (8) untuk ikut dalam sunatan massal yang digelar TNI pada kegiatan TMMD di desanya. Ia mengaku berterimakasih bisa mengkhitankan putranya secara gratis dalam kegiatan itu.

“Saya sengaja datang dilokasi TMMD, saat mendapatkan informasi bahwa adanya sunatan massal di acara TNI tersebut,” pungkas dia yang nampak sedih dan bahagia melihat anaknya menangis. Wardoyo