loading...
Ilustrasi kecelakaan. Dok/Joglosemarnews.com

SRAGEN-  Kecelakaan antara dua pengendara motor terjadi di Jalan Sragen-Sambirejo tepatnya di Bontit,  Srimulyo, Gondang. Sepasang pelajar yang berboncengan dengan motor menggasak seorang pria paruh baya yang hendak menyeberang.

Data yang dihimpun di Mapolres Minggu (1/7/2018) menyebutkan kecelakaan itu terjadi dua hari lalu pukul 13.30 WIB. Kecelakaan melibatkan pengendara motor Honda Grand ADD 5044 VE,  Sarjono (60) warga Tungulsari RT 31, Ngarum, Ngrampal dengan pasangan pelajar Lutfi Dicky Saputra (18) asal Parangharjo RT 15/4, Dawung, Jenar yang mengendarai Honda Beat H 2280 YJ.

Baca Juga :  Misteri Tewasnya Kakek 65 Tahun di Salon Tina Sragen Akhirnya Terjawab. Korban Ternyata Sering Masuk Ke Sini!

Lutfi memboncengkan Rosana (18), teman putrinya asal Jekawal RT 2/1, Tangen, Sragen yang juga berstatus pelajar.

Menurut keterangan saksi-saksi kecelakaan bermula ketika pengendara Honda Grand melaju dari arah timur. Sementara pasangan pelajar itu melaju dari arah utara. Sampai di lokasi kejadian, pengendara Grand hendak menyeberang ke barat.

Karena jarak terlalu dekat, pelajar gagal mengendalikan motor. Tabrakan pun tak terhindarkan. Kedua pelajar itu terpental dari motor, sedangkan pengendara Grand berhasil menguasai keadaan.

Baca Juga :  Duh Gusti, Bocah 14 Tahun di Sragen Sudah Nekat  Curi Kotak Amal dan Uang Warung Jutaan Rupiah. 2 Minggu Aman, Akhirnya Terciduk Juga 

Kakek pengendara Grand hanya luka ringan. Sementara dua pelajar mengalami luka cukup serius. Terutama Rosana yang membonceng di belakang mengalami patah bahu kanan dan luka di bagian kaki serta tangan.

Loading...

Ia dilarikan ke RSUD Sragen untuk menjalani perawatan intensif. Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Muryati membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya sesaat setelah menerima laporan,  tim langsung menuju TKP untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban.

“Kendaraan sudah diamankan berikut surat-surat kelengkapan sebagai barang bukti. Korban dievakuasi ke RSUD Sragen, ” jelasnya Minggu (1/7/2018). Wardoyo

Baca Juga :  Sekretaris Disdikbud Sragen Serukan Ortu dan Guru Beri Ruang Kreatif Anak Sejak Dini. Ternyata, Ini Alasannya! 

 


Loading...