JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kobaran Api dan Kepulan Asap Tebal Landa Gemolong Sragen. Warga Berhamburan Padamkan Api

Kobaran api yang membakar lahan dan memicu kepanikan warga di Genengduwur, Gemolong, Sragen,Minggu (15/7/2018) malam. Foto/Wardoyo
Kobaran api yang membakar lahan dan memicu kepanikan warga di Genengduwur, Gemolong, Sragen,Minggu (15/7/2018) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Kebakaran melanda areal lahan di Dukuh Sidorejo RT 9, Genengduwur, Gemolong,  Minggu (16/7/2018) malam. Insiden itu sempat membuat panik warga hingga berhamburan melakukan upaya pemadaman seadanya.

Lokasi lahan yang berdekatan dengan permukiman membuat warga cemas jika api sampai merembet ke permukiman.

Data yang dihinpun di lapangan, api diketahui mulai berkobar pukul 21.00 WIB. Tak tahu dari mana mulanya, warga baru kaget setelah melihat kobaran api membakar semak dan pepohonan kering di lahan tersebut.

Baca Juga :  Kebakaran Landa Rumah Mbah Marto di Kedawung Sragen, 2 Ekor Sapi Luka Bakar, Pemilik Terpaksa Harus Mengungsi

Mendapat laporan dari warga, tim Polsek Gemolong yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Mujiyanto, langsung menuju lokasi.Sampai di lokasi, anggota Polsek Gemolong bersama warga berinisiatif untuk memadamkan api dengan alat seadanya.

Disaat anggota bersama warga berusaha memadamkan api, Kanit Reskrim menelpon Unit Pemadam Kebakaran untuk mengirimkan armadanya ke lokasi kebakaran lahan yang apinya semakin membesar.

Tak berapa lama kemudian Petugas Pemadam Kebakaran Sragen datang dan langsung mengerahkan armadanya untuk memadamkan api.

Baca Juga :  Viral, Video Pemandangan Miris Ratusan Pelamar Kerja di Pabrik Boneka PT CWI Masaran Sragen Berkerumun dan Berdesakan Memasukkan Lamaran. Sebagian Bahkan Sampai Terinjak-Injak Pelamar Lain

Berkat kerja keras warga dan pemadam serta kepolisian, api bisa dipadamkan tas kerja sama antara Warga, Kepolisian dan Unit Pemadam Kebakaran, akhirnya api bisa dijinakkan pukul 22.00 WIB.

Kapolsek Gemolong,  AKP Supadi mewakili Kapolres AKBP Arif Budiman memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun kerugian material masih dalam perhitungan. Perihal sumber api, juga masih dalam penyelidikan. Wardoyo