Beranda Daerah Wonogiri Novi Ikawati. Sering Dimarahi

Novi Ikawati. Sering Dimarahi

112
BAGIKAN
Novi Ikawati

WONOGIRI-Berprofesi sebagai penerima tamu alias resepsionis dituntut memiliki kesabaran ekstra tinggi. Pasalnya berhadapan dengan beragam jenis sifat manusia.

Menjadi penerima tamu juga mesti siap ketika harus mengalami hal yang kurang mengenakkan. Misalnya sampai kerap dimarahi tamu.

Hal inilah yang sering dialami Novi Ikawati. Gadis 26 tahun ini merupakan staf penerima tamu di Kantor Dinas Sosial Wonogiri. Kendati baru bekerja di dinas tersebut selama setahun lebih sedikit, Ika, sapaan akrabnya, sudah kerap menerima perlakuan kurang mengenakkan dari tamu yang dilayaninya.

“Sering tamu itu marah-marah ke saya,” ungkap dia, Minggu (29/7/2018).

Tamu yang marah-marah tersebut, dijelaskan warga Dusun Tanjung, Desa Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, lantaran tidak sabar. Biasanya mereka meminta rekomendasi namun persyaratan yang dibawa kurang lengkap. Mereka yang marah-marah itu saat diberi penjelasan dan pengertian kadang tidak sabar, dan justru menuruti emosi.

“Sebenarnya yang marah-marah itu tidak terlalu banyak. Kalau diprosentase ya sekitar lima persen dari total tamu,” jelas dia.

Terhadap mereka yang naik pitam, gadis cantik berkerudung ini punya kiat khusus. Untuk menghadapinya, harus ekstra sabar. Mesti selalu tersenyum, sambil bertahap diberikan pengertian.

Baca Juga :  Innalillahi. PNS Wonogiri Tewas Kecelakaan di Sempon Jatisrono. Kondisinya Mengenaskan

“Karena memang menjadi penerima tamu itu harus murah senyum, ramah kepada siapa saja,” tutur dia.

Dia menyebutkan dalam satu hari sekitar 10-15 tamu yang datang. Keperluan mereka beragam, mulai mencari rekomendasi, mengurus surat-menyurat, hingga sekedar mencari informasi.

Banyaknya tamu yang datang, tidak membuat gadis berperawakan sedang itu merasa capek. Dia justru enjoy dan bersemangat menjalani semua itu. Apalagi, ujar dia, semua rekan kerja memberikan dukungan, hingga tiada sedikitpun kelelahan kendati seorang diri melayani tamu.

“Jadi meskipun ada dukanya, tapi tertutup dengan sukanya. Rekan kerja pimpinan dan semuanya baik dan ngemong,” ujar dia. Aris Arianto