loading...


Ilustrasi/Tribunnews

Nama orang, nama tempat dan daerah biasanya mengandung arti tertentu. Di Indonesia, nama jalan atau nama daerah biasanya biasanya merujuk pada nama tokoh pahlawan yang berjasa kala itu.

Namun di negeri Ghana ini sungguh sangat unik dan sempat membikin heboh. Bahkan ketika salah satu anggota parlemen di sana, John Frimpong Osei mulai  mendaftarkan nama-nama desa itu di daerah pemilihannya. Pasalnya, nama-nama daerah itu menggunakan nama alat kelamin.

Contohnya, dua nama dalam bahasa Twi yang membuat heboh itu jika diterjemahkan adalah “Vagina Bijak” dan “Penis Tolol”. Hal itu  membuat para anggota parlemen cekikikan.

Baca Juga :  Sempat Diragukan Keasliannya, Dubes RI untuk Arab Tegaskan, Rilis Terkait Penangkapan Rizieq Adalah Benar

Anggota parlemen tersebut menanyakan kapan daerah-daerah itu akan mendapatkan akses listrik.

“Menyediakan desa-desa itu dengan listrik dapat mengganggu kegiatan malam hari,” canda Menteri Energi Boakye Agyarko.

Menteri Boakye menambahkan, dengan sungguh-sungguh, bahwa survei akan dilakukan ke bagaimana desa-desa di daerah pemilihan Abirem di Wilayah Timur dapat dihubungkan ke jaringan listrik nasional.

Berikut ini adalah terjemahan nama-nama Twi: Etwe nim Nyansa (“Vagina Bijak”),  Kote ye Aboa (“Penis Tolol”),   Shua ye Morbor  (“Testikel Sedih”).

Baca Juga :  Virus Flu Babi Afrika Jadi Ancaman Serius di Asia Tenggara

Banyak orang Ghana belum pernah mendengar nama desa-desa itu sampai mereka terdaftar di parlemen  dan mereka bertanya-tanya tentang asal-usul nama-nama tersebut.

Wartawan BBC, Thomas Naadi di ibu kota Accra mengatakan bahwa nama-nama seperti itu biasanya diberikan oleh para pemukim pertama di komunitas tersebut dan diambil dari pengalaman hidup orang-orang tersebut.

Hampir 80 persen  penduduk Ghana memiliki akses ke listrik, hampir dua kali lipat rata-rata Afrika, menurut laporan terbaru Bank Dunia pada 2016. 

Baca Juga :  Kucing Ternyata Punya Akar Sejarah yang Panjang di Mesir, Ini Buktinya

www.tribunnews.com

Loading...