Beranda Daerah Karanganyar Pendaftaran PPDB Online SMA/K Dibuka, DPRD Karanganyar Minta Siswa Titipan Pejabat Ditolak 

Pendaftaran PPDB Online SMA/K Dibuka, DPRD Karanganyar Minta Siswa Titipan Pejabat Ditolak 

165
BAGIKAN

Ilustrasi PPDB

KARANGANYAR- Komisi D DPRD Karanganyar mengingatkan kepada panitia penerimaan peserta didik (PPDB) baru untuk tingkat SMA/SMK, untuk menolak siswa titipan dari pihak manapun. Hal tersebut dikatakan ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, Selasa (03/07/2018).

Menurut Endang, meskipun  pelaksanaan PPDB dilakukan, secara online,  disinyalir akan banyak siswa titipan yang akan masuk terutama ke sekolah-sekolah favorit.

Informasi yang dihimpun di lapangan, proses  PPDB  dengan sistem rayonisasi  untuk tingkat SMA/SMK, akan diumumkan pada hari selasa (03/07/2018). Ratusan siswa dari berbagai sekolah, bersaing  agar diterima di sejumlah sekolah favorit.

“ Agar seusai pengumuman PPDB ini, masyarakat mewaspadai keberadaan siswa titipan. Sebab, dalam pelaksanaan PPDB tiap tahun, keberadaan siswa titipan memang sudah jamak. Untuk itu, kami mengingatkan kepada panitia agar melaksanakan PPDB sesuai aturan, serta bersikap  tegas dengan  menolak siswa titipan dari pihak manapun, termasuk para pejabat. Masyarakat juga kami minta untuk ikut mengawasi. Jika memang ada kecurangan atau siswa titipan, segera laporkan kepada kami,” kata Endang, Selasa (03/07/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Endang juga mengingatkan sekolah untuk tidak menarik biaya apapun, seperti uang gedung dan seragam sekolah.

Baca Juga :  Geger SKTM Siluman di Karanganyar. Ada 32 Siswa SMAN 1 Mojogedang Dicoret, 4 Siswa SMAN  1 Karanganyar Langsung Cabut 

“Jangan bebankan masyarakat dengan berbagai pungutan. Soal  seragam sekolah, jangan paksa orang tua untuk membeli seragam melalui sekolah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Karanganyar, Tarsa, memastikan jika proses  PPDB di Karanganyar, bebas dari  siswa titipan. Menurut Tarsa, PPDB dengan sistem online ini, akan menutup pintu bagi siswa titipan.

“ Saya pikir dengan system online ini, menutup peluang bagi siswa titipan. Seluruh masyarakat  ikut mengawasi. Kita pastikan, jika PPDB online ini bebas dari kecurangan,” ujarnya. Wardoyo