JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pulang Jualan, Istri Pengusaha di Jenar Sragen Langsung Syok Lihat Rumahnya Kebobolan. Emas dan Uang Rp 65 Juta Amblas

Kapolsek Jenar, AKP Handoyo saat memimpin olah TKP. Foto/Wardoyo
Kapolsek Jenar, AKP Handoyo saat memimpin olah TKP. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Aksi pencurian menimpa rumah pengusaha dan juragan kelontong, Sunarto (46) di Dukuh Bungkus RT 17, Banyurip, Jenar, Sragen, Minggu (15/7/2018) siang. Pelaku yang memanfaatkan kondisi rumah sedang kosong, menguras uang tunai dan perhiasan emas senilai puluhan juta rupiah.

Pelaku diduga masuk dengan merusak pintu belakang rumah. Data yang dihimpun, pencurian kali pertama diketahui istri korban,  Yuni Haryanti (38) sekira pukul 13.00 WIB.

Ceritanya pada hari kejadian, korban dan istrinya serta anaknya berangkat berjualan di kios kelontong Pasar Galeh,Tangen. Saat korban pulang dari berjualan di kios pukul 11.00 WIB, ia sempat tiduran di depan tivi dan awalnya tak mengetahui jika terjadi pencurian di rumahnya.

Baca Juga :  Melonjak Tambah 10 Warga Positif Hari Ini, Jumlah Kasus Covid-19 Sragen Jadi 466 Kasus. Jumlah Warga Meninggal Terus Bertambah Jadi 62 Orang

Baru ketika ia balik ke dapur,  ia curiga saat melihat kamarnya sudah terbuka. Padahal kamar itu biasanya tertutup dan kunci yang membawa suaminya.

Saat dicek, ternyata kamar sudah berantakan. Dari pendataan, barang yang hilang diantaranya uang Rp 30 juta di dalam kamar, kemudian perhiasan dengan total hampir Rp 35 juta.

Baca Juga :  Tak Mau Berleha-Leha, Cabup Yuni Tetap Akan Kerahkan Tim Pemenangan Gerakkan Warga ke TPS Meski Hanya Lawan Kotak Kosong. Berharap Tak Anggap Pilkada Sudah Selesai Tanpa ke TPS!

Melihat rumahnya dikuras,  istri korban langsung lemas dan syok sebelum kemudian melapor ke Polsek. Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian hampir Rp 65 juta.

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Jenar,  AKP Handoyo mengatakan pihaknya sudah menggelar olah TKP sesaat usai menerima laporan. Pelaku saat ini masih dalam penyelidikan.

“Pelaku diduga masuk melalui pintu belakang dengan cara dicongkel karena ada bekas rusak congkelan, ” paparnya. Wardoyo