Beranda Daerah Karanganyar Puluhan Awak Bus Solo-Tawangmangu Mogok. Protes Banyak Pelat Hitam Caplok Penumpang

Puluhan Awak Bus Solo-Tawangmangu Mogok. Protes Banyak Pelat Hitam Caplok Penumpang

132
BAGIKAN
Petugas Dishub dan Polres saat mengamankan aksi mogok awak bus Solo-Tawangmangu, Selasa (10/7/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Puluhan awak bus jurusan Solo-Tawangmangu menggelar aksi mogok, Selasa (10/07/2018). Mereka memprotes maraknya angkutan pelat hitam dan ilegal yang belakangan marak mengambil penumpang di jalur angkutan umum.

Akibatnya, para penumpang sempat terlantar di terminal Jungke, Karanganyar kota.

Informasi yang dihimpun di terminal Jungke, mogoknya awak bus ini disebabkan karena ada salah satu angkutan yang tidak memiliki trayek, menaikkan penumpang di wilayah Karanganyar menuju Solo.

Akibatnya, awak bus yang telah mengangkut penumpang dari Tawangmangu, Karangpandan dan Matesih, menurunkan para penumpangnya di terminal Jungke. Kondektur bus Putra Lawu, Wahyu, mengatakan, angkutan Batik Solo Trans (BST) yang sebenarnya tidak memiliki trayek jurusan Karanganyar, menaikkan penumpang menuju Solo. Hal ini, menurut Wahyu sangat merugikan angkutan yang telah memiliki trayek resmi.

“ Saat ini kan penumpang sepi. Tapi angkutan lain justru membawa penumpang dari Karanganyar . Ini yang membuat awak bus emosi dan memilih mogok,” kata Wahyu, Selasa (10/07/2018).

Ditambahkannya, para wak bus juga mengeluhkan mobil plat hitam yang mengangkut penumpang menuju Solo.Jika ada angkutan plat hitam yang mengangkut penumpang dari Ngargoyoso dan Sarangan, lanjutnya, para penumpang harus diturunkan di terminal dan tidak langsung menuju Solo

Baca Juga :  Dipamiti 560 Jemaah Calon Haji, Bupati Pesan Jangan Banyak Kontak HP ke Keluarga 

“ Kami meminta kepada instansi terkait agar ini segera ditertibkan. Jangan sampai persoalan ini semakin meluas dan meresahkan para awak bus,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Organda Karanganyar, Tri Haryadi, mengatakan danya angkutan luar yang mengambil penumpang di Karanganyar, hanya ulah oknum. Menurut Tri Haryadi, secara resmi, BST, tidak memiliki trayek Solo-Karanganyar.

“ Seacara resmi BST tidak memiliki trayek Solo-Karanganyar. Meski demikian, kita telah menyelesaikan persoalan ini. Dan Alhadulillah, hasil pertemuan antara kru bus dan pengrus SPTI bersama aparat kepolisian persoalan ini bisa diselesaikan. Bus jurusan Karanganyar-Solo sudah kembali beroperasi,” jelasnya. Wardoyo