JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

SMK Kesehatan Citra Medika Sukoharjo Kobarkan Semangat Lalu Zohri

Triawati
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Triawati

SUKOHARJO– Prestasi pelari nasional Lalu Muhammad Zohri yang berhasil memenangkan kejuaraan lari dunia merasuk ke seluruh wilayah Indonesia. Termasuk di SMK Kesehatan Citra Medika Sukoharjo, dimana puluhan siswanya turut menyebarkan semangat pelari asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut.

Sambil mengenakan topeng wajah Zohri, para siswa kelas XI berkumpul meneriakkan yel-yel mengelukan Zohri. Bertempat di Hall sekolah setempat, Rabu (18/7/2018), dengan kompak para siswa memperlihatkan semangat berkobar sebagai adopsi semangat dari Zohri.

Baca Juga :  Innalillahi, Bocah 3 Tahun Meninggal Tenggelam di Saluran Somoulun Miratan Desa Grajegan Kecamatan Tawangsari Sukoharjo

Humas SMK Kesehatan Citra Medika Sukoharjo, Ryan mengatakan pilihan jatuh kepada atlet Zohri atas semangatnya yang tinggi meskipun berada di tengah segala keterbatasannya. Seperti diketahui, kisah hidup Zohri memberikan inspirasi kepada siapapun yang mengetahuinya.

Triawati

“Dengan segala keterbatasannya Zohri bisa berprestasi hingga tingkat dunia. Maka kami membawa semangat tersebut untuk menularkannya kepada seluruh siswa. Jadi diharapkan dari aksi ini mampu memberikan inspirasi pada siswa untuk selalu semangat meraih prestasi meski dalam kondisi terbatas sekalipun,” tuturnya.

Baca Juga :  Update Corona Sukoharjo, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 Menjadi 95, Sebaran Masih di 10 Kecamatan

Selanjutnya, aksi diteruskan dengan membuat pagar betis dengan memakai topeng wajah Zohri sambil membawa bunga dan bendera. Aksi dilakukan untuk menyambut Pawai Estafet Obor Apim Obor Keliling Indonesia dalam rangka menyambut Asian Games 2018.

“Kami mendukung Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games. Semua dukungan diberikan kepada seluruh atlet Indonesia yang akan berjuang di laga Asian Games. Dari kegiatan ini.diharapkan juga pada siswa meneladani semangat para atlet,” tukasnya. Triawati Prihatsari P