JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

Tak Ikuti Masa Ta’aruf, Mahasiswa Baru UMS Tak Akan Lulus Kuliah

Rektor UMS, Dr Sofyan Anif MSi saat memberikan materi di hadapan mahasiswa baru dalam kegiatan Masa Ta'aruf, Senin (23/7/2018)
Rektor UMS, Dr Sofyan Anif MSi saat memberikan materi di hadapan mahasiswa baru dalam kegiatan Masa Ta’aruf, Senin (23/7/2018)

SUKOHARJO-Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mulai mengikuti rangkaian kegiatan masa pengenalan kampus. Kegiatan bertajuk Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) itu dibuka, Senin (23/7/2018) kemarin.

Penyambutan mahasiswa baru UMS kali ini dibagi dalam delapan kloter. Kloter pertama berlangsung 23-24 Juli 2018, disusul kloter berikutnya hingga Agustus mendatang.

Menurut Ir Ahmad Kholid Al-Ghofari MT, Ketua  Panitia Masta PMB UMS, kegiatan penyambutan mahasiswa baru tingkat universitas ini masing-masing kloter ada 2 hari pelaksanaan yang terbagi atas 8 kloter. Hal ini karena UMS menargetkan pada tahun ini akan ada 7.500 mahasiswa baru yang masuk.

“Jadi MASTA-PMB universitas ini ada 2 hari. Totalnya terbagi dalam delapan kloter. Nantinya akan selesai pada 11 Agustus 2018 mendatang,” tuturnya.

Baca Juga :  Uniba Solo Gelar Wisuda Sarjana Angkatan 47 Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dia menambahkan, setiap kloter ada 1.000 mahasiswa yang mengikuti kegiatan. Mereka semua dibagi dalam empat lokasi, yaitu 325 mahasiswa di ruang seminar lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah, 275 orang di ruang seminar lantai 5 Pasca Sarjana, 200 orang ruang seminar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) gedung C, dan 200 orang lainnya lainnya di lantai 4 Fakultas Farmasi.

Ditambahkan Kholid, penyelenggaraan MASTA-PMB 2018 ini terdiri dari beberapa tahap. Pertama, kegiatan Masta PMB Universitaria yang materinya di tingkat umum universitas. Kedua, MASTA-PMB ke-IMM-an, dan terakhir Expo Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa).

Mahasiswa Baru UMS saat mengikuti Masta PMB

Melalui ketiga tahapan ini UMS berusaha mengenalkan apa itu Muhammadiyah, kegiatan yang ada di lingkungan UMS, hingga kegiatan yang ada di Ormawa. “Setelah di tingkat universitas selesai akan dilanjutkan ke tingkat fakultas yang kewenangannya diserahkan oleh Dekan dan Prodi,” kata Kholid.

Baca Juga :  UNS Terima 148 Mahasiswa Program Permata Sakti

Diungkapkan Kholid, kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa di UMS. Hal ini karena dalam mata kuliah lifeskill nantinya setiap mahasiswa mulai dari angkatan 2016 harus memiliki sertifikat mengikuti MASTA-PMB. Artinya, apabila tidak mengikuti rangkaian MASTA-PMB ini maka mereka tidak akan lulus pada mata kuliah wajib tersebut.

Masa Ta’aruf ini mengambil tema “Internalisasi Nilai Keilmuan dan Keislaman Menuju Kampus yang Memberi Arah Perubahan”. Usai mengikuti Masta ini, mahasiswa diharapkan lebih siap menjalani perkulihan di kampus UMS. (Marwantoro)