JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Terancam Longsor, Siswa SD Selopukang Wonogiri Dilatih Tangguh Bencana

Edukasi dini tangguh bencana di SDN Selopukang, Desa Sendang, Wonogiri.
Edukasi dini tangguh bencana di SDN Selopukang, Desa Sendang, Wonogiri.

WONOGIRI-Siswa SDN Selopukang, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri dilatih tanggap bencana, Sabtu (28/7/2018).

Kegiatan tersebut terangkum dalam edukasi dini bencana. Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto mengatakan kegiatan dalam rangka pengurangan resiko bencana serta salah satu upaya mewujudkan masyarakat tangguh bencana.

“Mengingat Desa Sendang rentan resiko bencana tanah longsor dan gempa,” kata dia.

Baca Juga :  Main Layangan 2 Pemuda Dusun Watuploso Desa Domas Bulukerto Wonogiri Kesetrum, Gegara Ekor Layangan yang Terbuat Dari Alumunium Foil Nyangkut Kabel Listrik

Dosen UGM Yogyakarta, Mardani mengatakan, Selopukang merupakan daerah rawan bencana khususnya, pergerakan tanah hingga tanah longsor.

Dia menjelaskan, wilayah Selopukang berada pada daerah yang miring. Telah terjadi beberapa kali pergerakan tanah. Hal itu bisa dilihat pada bangunan rumah warga yang retak-retak di bagian dinding dan lantainya.

Informasi yang dihimpun pergerakan tanah terjadi di beberapa titik. Sebagian diantaranya berada dekat dengan rumah warga. Dinding rumah menjadi retak, lantai pecah dan bangunan miring. Retakan dinding itu bahkan ada yang mencapai tiga sentimeter dengan panjang belasan meter.

Baca Juga :  Kapolres Wonogiri AKBP Christan Tobing Tegaskan Tak Benar Kabar Salah Satu Paslon Datang Diiringi Ribuan Massa ke Kantor KPU, Dipastikan Pula Tak Ada Konvoi

Warga sekitar mengaku takut sewaktu-waktu terjadi longsor yang membahayakan keselamatan jiwa mereka. Berdasarkan pengakuan warga, longsor pernah terjadi di dasawarsa 70-an. Ada sekitar 50 jiwa yang terdiri dari 15 ada di RT 2 RW IV yang langsung terdampak bencana tersebut. Aris Arianto