Beranda Edukasi Kesehatan Untuk Hasil Maksimal Push Up Sebaiknya Dilakukan dengan Tangan Terkepal

Untuk Hasil Maksimal Push Up Sebaiknya Dilakukan dengan Tangan Terkepal

25
BAGIKAN
pexels.com

Salah satu olahraga yang banyak dilakukan masyarakat di dalam rumah atau teras adalah push up. Selain murah olahraga ini dapat dilakukan kapan saja dan tidak memerlukan alat bantuan.

Sayang, gerakan push up ternyata sering kurang tepat. Kebanyakan orang yang melakukan push up biasanya telapak tangannya menempel di lantai. “Padahal, sebaiknya saat melakukan push up, tangan harus terkepal,” kata Dokter Spesialis Bedah Ortopedi Konsultan Bedah Tangan RS Pondok Indah Bintaro Jaya Oryza Satria Jumat(27/7/2018).

Ia mengatakan bila hanya telapak tangan yang menempel di lantai, dan bukan buku jari seperti saat kondisi tangan dikepal, ada kemungkinan distribusi beban tubuh tidak akan merata. Bila push up terkepal, kata Oryza, distribusi beban merata sehingga tidak membebani satu kawasan tangan saja. “Buku jari kita kuat untuk menahan berat badan,” kata Oryza.

Dengan mengepal pun, maka akan mengurangi cedera yang terjadi pada pergelangan tangan. Oryza mengingatkan secara anatomi, lengan hingga pergelangan tangan itu lurus. Saat dikepal pun, anatomis tangan antara lengan di bawah siku hingga telapak tangan pun akan lurus. Bila gerakan push up hanya mengandalkan telapak tangan saja, maka ada kemungkinan beban tubuh paling berat hanya ada di telapak tangan. Selain itu, pergelangan tangan yang bengkok saat telapak tangan menempel lantai, akan meningkatkan kemungkinan cedera pada pergelangan tangan.

Masalah tulang di pergelangan tangan adalah salah satu masalah yang banyak terjadi. Oryza menyebutkan masalah di pergelangan tangan adalah masalah tulang ketiga terbesar setelah masalah persendian di tulang belakang dan masalah tulang leher. Bahkan data dari Jurnal Amerika berjudul ‘The prevalence of back pain, hand discomfort, and dermatitis in the US working population’ menyebutkan bahwa masalah pergelangan tangan di dunia kerja dialami sekita 10,7 persen orang di dunia. Jurnal berjudul Sport -related wrist and hand injuries: a review pun menyatakan aktivitas olahraga mengakibatkan menyuplai 25 persen masalah pergelangan tangan.

Baca Juga :  Maunya Turunkan Berat Badan, Tapi Ingat, Diet Keto Bisa Berpotensi Tingkatkan Diabetes Tipe 2 Lho!

Untuk menjaga kesehatan pergelangan tangan, Oryza pun menyarankan agar bergerak yang sesuai nilai ergonomis. Ergonomis adalah nilai guna yang terdapat di dalam suatu benda yang mengandung nilai keamanan, kenyamanan serta keindahan. “Bergerak ergonomis penting dilakukan tidak hanya saat push up, tapi saat mengetik, bekerja, dan berdiri atau juga mengangkat galon bahkan menyetir,” katanya mengingatkan.

www.tempo.co