loading...
Triawati

BOYOLALI– Musim haji tahun 2018 ini membawa berkah bagi masyarakat sekitar Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali. Pasalnya, warga sekitar Asrama Haji menyewakan rumahnya sebagai penginapan bagi pengantar jamaah calon haji yang membutuhkan.

Warga yang menyewakan rumahnya memayok harga sewa bervariasi mulai dari Rp 15.000 per orang hingga Rp 600.000 per rombongan. Mayoritas penyewa merupakan rombongan pengantar jemaah calon haji dari daerah pantura diantaranya, Brebes, Pekalongan, Pemalang, Batang, Tegal, Kendal dan lain-lain.

“Kalau untuk fasilitasnya standar rumah saja, seperti kamar mandi, toilet, selain tempat istirahat atau kamar tidur. Hampir setiap tahun rumah saya disewa untuk menginap bagi rombongan pengantar haji,” ujar salah satu warga Donohudan, Ngemplak, Boyolali, yang menyewakan rumahnya, Nanik (30), Kamis (19/7/2018).

Diakui warga RT 05/RW 04 Desa Donohudan tersebut, hasil dari menyewakan rumahnya cukup untuk menambah simpanan tabungan dan untuk kehidupan sehari-hari.

“Hasilnya bisa buat tambahan penghasilan sehari-hari. Apalagi musim haji ini kan hanya setahun sekali. Sebagian besar para pengantar jamaah calon haji yang menginap berasal dari wilayah Pantura. Mereka menunggu sampai jamaah calon haji yang masuk di Embarkasi Solo diterbangkan ke Tanah Suci Makah,” imbuh Nanik.

Dalam beberapa hari, pendapatan warga sekitar Asrama Haji Donohudan dari hasil menyewakan rumahnya sebagai penginapan sementara bagi pengantar jamaah calon haji tersebut mencapai Rp 3 juta.

“Para pengantar jamaah calon haji ada yang menginap. Tetapi ada juga yang hanya istirahat sebentar kemudian pulang,” tukas Nanik.

Hal yang sama diungkapkan warga sekitar Asrama Haji lainnya, Siman (60). Setiap.musom haji, Siman juga selalu menyewakan rumahnya kepada para pengantar jamaah calon haji yang ingin menginap atau istirahat.

“Mereka jauh-jauh datang ke sini (asrama haji) untuk mengantarkan jamaah calon haji. Kalau mereka langsung pulang kan kasihan,” tuturnya. Triawati PP