loading...
Loading...
Kondisi korban gempa di Lombok, NTB saat dievakuasi. Foto/Tempo.co

KARANGANYAR – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karanganyar, akan mengirimkan delapan tenaga medis ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka yang satu diantaranya merupakan dokter itu akan dikirim ke NTB untuk membantu menangani korban gempa.

Ketua PMI Timotius Suryadi mengatakan para tenaga medis itu akan ditugaskan di NTB selama sepekan.

“Kami dalam misi ini mengirimkan personil ahli dalam bidang asesmen

Baca Juga :  Pemkab Karanganyar Putuskan Lokasi Ujian CPNS 2019 Tak Lagi di GOR Diponegoro Sragen. Ini Lokasi Baru Yang Ditunjuk! 

dan orang yang sudah tersertifikasi utk menangani korban bencana,” kata Timotius kepada awak media, Senin (13/8/2018).

Menurutnya, asesmen bertujuan untuk menghasilkan keputusan tentang kebutuhan asuhan, pengobatan pasien yang harus segera dilakukan untuk pengobatan berkelanjutan.

Selain tenaga medis, PMI Karanganyar juga menyertakan sejumlah obat-obatan, kantong infus, selimut, pakaian, trampolin, dan sebagainya.

Timotius mengaku bantuan tersebut merupakan sumbangan dari sejumlah apotik dan masyarakat Karanganyar.

Baca Juga :  Mau Daftar CPNS Karanganyar, Ini Situs Yang Bisa Diakses. BKPMSDM Juga Buka Pusat Informasi, Catat Pula Nomor WA Yang Bisa Dihubungi! 

Lebih lanjut dijelaskan, bantuan medis disebut hal yang paling dibutuhkan korban gempa di NTB. Tenaga medis dan bantuan itu akan diberangkatkan besok, Selasa (14/8/2018) dengan menempuh perjalanan darat. Nantinya para petugas PMI itu akan menggantikan posisi PMI Surakarta yang sebelumnya sudah terlebih dahulu berada di NTB. Wardoyo

Loading...