loading...
Loading...
Ilustrasi/Tribunnews

Air Conditioner (AC) di dalam mobil memang bisa membuat pengemudi merasa nyaman meski di luar kendaraan cuaca sedang panas.  Berkendara dengan AC yang dingin memang bisa membuat pengemudi tidak cepat lelah.

Namun perlu diperhatikan, aktivitas menyetel AC ini bisa berkontribusi menyebabkan borosnya bahan bakar, lho.

AC bisa menyebabkan konsumsi BBM mobil boros bila kita  menyetelnya di suhu paling rendah dalam jangka waktu yang lama.

Baca Juga :  Menulis Bisa Menjadi Metode Penyembuhan, Ini Caranya

Pasalnya, ketika temperatur diset rendah, maka AC bekerja keras untuk mencapai suhu tersebut.

Padahal kinerja AC dibebankan pada mesin. Hal ini tentu membuat mesin menyedot bahan bakar lebih banyak.

Karena itu,  ada beberapa langkah bijak saat menggunakan AC. Misalnya, jika temperatur kabin sudah terasa terlalu dingin, segera naikkan temperatur.

Baca Juga :  Menulis Bisa Menjadi Metode Penyembuhan, Ini Caranya

Atau, bila udara di luar cukup sejuk (misalnya pagi hari atau malam hari), matikan saja AC dan buka kaca mobil.

Satu lagi, pada cuaca panas, parkirlah mobil di tempat yang teduh. Ketika ingin mengemudi lagi, bukalah semua kaca untuk mengeluarkan udara panas dari kabin dengan cepat.

Baca Juga :  Menulis Bisa Menjadi Metode Penyembuhan, Ini Caranya

Hal itu dipercaya dapat mengurangi kerja AC untuk mendinginkan kabin. Jangan memaksakan diri untuk tetap menggunakan AC dalam temperatur rendah, apalagi kalau tanki mobil Anda nyaris kosong.

Kalau nekat, mobil terasa dingin tapi Anda malah harus kerja keras mendorong mobil yang kehabisan bahan bakar.

www.tribunnews.com

Loading...