loading...
Loading...
Tempo.co

JAKARTA – Semeriah-meriahnya pelaksanaan gebyar pembukaan Asian Games 2018,  namun masih saja ada sisi-sisi kekurangannya. Salah satunya adalah yang dikeluhkan adalah sampah yang berserakan dan para petugas yang justru asyik bermain HP.

Seorang penonton upacara pembukaan Asian Games 2018 asal Jepang bernama Edgar mengeluhkan hal itu, sekaligus mengeluhkan  ketidaksiapan panitia terkait tiket masuk Gelora Bung Karno (GBK).

Baca Juga :  Berbekal Potongan Rambut Cepak dan Foto di Instagram, TNI Gadungan Perdayai Luar Dalam 3 Janda di Sidoarjo

“Waktu penukaran tiket harus menunggu 15 menit karena petugas menulis di kertas dengan hand writing,” kata Edgar yang fasih berbahasa Indonesia, pada Sabtu (18/8/2018) petang.

Edgar membeli tiket secara online bersama 3 orang temannya dan mendapat tiket kelas B dengan duduk sebaris. Namun ketika masuk ternyata tidak bisa didapat tiket itu.

Baca Juga :  Fatayat NU Gelar Konferensi Internasional Islam ke-7, Hadirkan Pembicara dari Berbagai Negara

Setelah dia protes baru mendapat tiket. “Kami di up grade dari kelas B ke kelas A dan mendapatkan yang sejajar,” katanya.

Edgar  mengkritik mengenai sampah yang berserakan. “Banyak polisi, petugas pengamanan, Satpol, namun hanya duduk main HP.  Mungkin sibuk lihat WhatsApp  atau Instagram,” katanya.

Baca Juga :  Maju Kasasi Atas Vonis Bebasnya Sofyan Basir, KPK: Ada yang Luput Dari Pertimbangan Hakim

Dia  berharap para petugas lebih mempunyai inisiatif untuk membersihkan kawasan GBK.

Menurut Edgar dan kawan-kawannya, maskot Asian Games sangat lucu. Dia merujuk pada tiga 3 hewan yang menjadi maskot yaitu Kaka, Bhin Bhin dan Atung.

www.tempo.co

Loading...