loading...

Gua Platar Giriwoyo

WONOGIRI-Di wilayah Kecamatan Giriwoyo Wonogiri, terdapat sebuah gua yang cukup terkenal. Lokasinya termasuk tersembunyi, dan tidak jauh dari jalur nasional Jalur Lintas Selatan (JLS).

Gua Platar demikian namanya, warga sekitar sering menyebutnya Gua Lowo Platar. Dinamakan demikian lantaran letaknya di Dusun Platar Desa Platarejo Kecamatan Giriwoyo Wonogiri. Selain itu lokasinya menjadi tempat favorit binatang lowo alias kelelawar.

Cukup jauh memang dari Kota Kabupaten. Sebab berjarak sekira 60 kilometer arah tenggara. Tapi andai diukur dari pusat Kecamatan Giriwoyo hanya enam kilometer.

Penamaan Platar menurut warga sekitar didasari pula pada kondisi geografisnya. Daerah situ merupakan konsentrasi bebatuan pipih melebar dan memanjang. Atau yang dalam bahasa penduduk setempat disebut plataran.

“Saya kira tempatnya jauh. Ternyata dari JLS hanya 300-an meter,” terang salah satu pengunjung, Devi, Minggu (26/8/2018).

Dia menceritakan, saat akan memasuki areal gua yang tampak hanya pintu masuk yang terbilang sempit ketimbang kondisi gua pada umumnya. Pasalnya pintu masuknya hanya berukuran tinggi 1,5 meter dan memiliki lebar dua meter.

Loading...

Tapi, di ruang dalamnya cukup luas. Terhitung ada lima ruangan yang ada di dalamnya. Masing–masing dinamai menurut karakteristiknya. Ada yang dinamakan Ruang Kenthongan, Ruang Watu Lumbung, Ruang Laku Ndodok, Ruang Laku Mbrangkang, dan terakhir Ruang Lorong Panjang.

Ruang Kenthongan merupakan ruangan pertama di gua Platar. Berupa dimensi dengan lebar 3,5 meter dan tinggi 2 meter. Di salah satu sudutnya ada sebuah batu lonjong yang jika dipukul mengeluarkan bunyi layaknya kenthongan. Selanjutnya Ruang Watu Lumbung yang terdapat batu besar yang menyerupai tumpukan ikatan padi (lumbung).

Ruang ketiga dinamakan Ruang Laku nDodok, pengunjung yang kepengin masuk mesti berjalan ndodok atau berjongkok dengan mengingsut. Panjang ruangan ini mencapai 19 meter.

Ruang Laku mBrangkang adalah ruang selanjutnya, disusul Lorong Panjang.

“Total panjang ruangan Gua Platar sekitar 400 meter lebih. Itu menurut penuturan salah satu teman pecinta alam. Kalau saya sendiri tidak berani masuk tanpa dipandu ahlinya,” jelas dia.

Warga sekitar, Sisri menyebutkan di bawah Gua Platar terdapat sumber mata air alami. Hingga saat ini masih digunakan warga untuk minum, mandi, maupun mencuci. Aris Arianto

Loading...