JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gandeng LPPM UGM, Pemdes Tegalrejo Catat Sejarah Lantik Kaur Pertama Hasil Penjaringan. Camat Akui Kredibel, Berharap Sinergitas Terus Terjaga 

Kades Tegalrejo, Heru Setyawan (kiri) saat menyerahkan SK penetapan kepada Eko Widayat, Perdes hasil penjaringan yang dilantik secara resmi, Kamis (23/8/2018) di balai desa setempat. Foto/Wardoyo

IMG 1271 1944x1296 874x583
Kades Tegalrejo, Heru Setyawan (kiri) saat menyerahkan SK penetapan kepada Eko Widayat, Perdes hasil penjaringan yang dilantik secara resmi, Kamis (23/8/2018) di balai desa setempat. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Desa Tegalrejo menuntaskan proses seleksi perangkat desa (Perdes) dengan menggelar pelantikan Kamis (23/8/2018). Menggandeng lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas Gadjah Mada (UGM), prosesi seleksi hingga pelantikan berlangsung relatif kondusif dan nyaris tanpa riak.

Penjaringan yang dilakukan untuk satu formasi yakni Kaur Perencanaan, menghasilkan nama Eko Widayat sebagai calon terpilih. Kandidat berusia 26 tahun yang sebelumnya membantu desa sebagai menjadi tenaga honorer di bidang IT itu, dikukuhkan secara resmi menjadi Kaur Perencanaan lewat prosesi pengambilan sumpah janji jabatan di balai desa setempat.

Kades Tegalrejo, Heru Setyawan dalam sambutannya mengatakan terpilihnya Eko Widayat mengisi jabatan Kaur Perencanaan merupakan sejarah bagi perjalanan pemerintahan desa Tegalrejo. Selain terpilih lewat seleksi yang ditangani LPPM kredibel sekelas UGM, Eko adalah perangkat desa pertama di Tegalrejo yang terpilih melalui proses penjaringan sesuai Perbup No 10/2018.

Baca Juga :  Bayar PKN Rp 2 Miliar, Terdakwa Korupsi Sragen Rahardyan Wahyu Dapat Diskon Pengurangan Hukuman Gede-gedean Sampai 4,5 Tahun. Langsung Lunasi Denda Rp 50 Juta dan Dieksekusi ke Penjara

“Alhamdulilah semua proses dilalui sesuai prosedur dan Perbup 10/2018. Semua unsur menyambut baik dan calon yang terpilih juga benar-benar berkompeten. Harapan kami dengan tambahan satu energi baru ini, ke depan semakin efektif optimal dalam menjalankan tugas di desa,” paparnya.

Kades yang akrab disapa Wawan itu berpesan agar Kaur Perencanaan itu bisa segera menyesuaikan diri dan bisa bersinergi dengan semua unsur di Pemdes, elemen masyarakat yang ada. Sehingga apa yang menjadi program desa bisa berjalan dengan baik dan tercapai secara optimal.

“Kami berharap sinergitas dengan semua perangkat desa, elemen BPD, LP2MD, maupun elemen lain bisa terjalin baik,” tandasnya.

Sementara, Camat Gondang, Catur Sarjanto dalam arahannya mengapresiasi positif pelaksanaan penjaringan penyaringan Perdes di Tegalrejo yang berjalan sangat lancar. Ia juga mengakui kemajuan dan sinergitas di Tegalrejo makin menunjukkan eksistensi Tegalrejo sebagai ruh pelaksanaan UU Desa.

Baca Juga :  Hati-hati Pakai Cincin Gede, Tangan Pria Asal Gesi Sragen Ini Berubah Bengkak Mengerikan. Sampai Berobat Bidan, Pahlawannya Ternyata Malah Tim Pemadam Kebakaran

“Dan Pak Lurah dalam melakukan penjaringan penyaringan ini sudah memilih lembaga yang kredibel. Yaitu UGM, tidak lembaga yang cepethe-cepethe. Bahkan jauh-jauh sampai ke Jogja. Harapan kami perangkat desa yang baru, bisa segera bersinergi dengan unsur yang lain sehingga bisa guyub rukun membangun desanya,” tandasnya.

Prosesi pelantikan berjalan khidmat dengan dihadiri seluruh unsur desa mulai dari perangkat desa, semua Ketua RT, BPD, LP2MD dan tokoh masyarakat setempat.

Bahkan aula balai desa yang digunakan sebagai lokasi, sampai tak mampu menampung para undangan yang ingin menjadi saksi pelantikan Perdes baru itu. Kesuksesan Tegalrejo menyelenggarakan seleksi Perdes secara transparan dan nyaris tanpa riak itu seolah menjadi anomali di tengah banyaknya desa yang bermasalah dengan seleksi Perdes.

Bahkan beberapa diantaranya kini di ambang proses hukum karena dilaporkan ke Polres, Polda, hingga KPK. Wardoyo