loading...
Loading...
Bupati Joko Sutopo (kanan) menyaksikan penandatanganan deklarasi WPA di Kecamatan Manyaran.

WONOGIRI-Warga Peduli AIDS (WPA) merupakan salah satu langkah yang dirasa efektif untuk mencegah dan menanggulangi penyebaran HIV/AIDS. Langkah inilah yang saat ini tengah digencarkan di Wonogiri.

Di Kecamatan Manyaran, deklarasi WPA digelar di pendopo kecamatan setempat, Kamis (23/8/2018).

Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri Adhi Dharma mengatakan, WPA adalah sebuah usaha membangun kepedulian masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS. Melalui warga peduli AIDS diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi secara langsung dalam mendukung upaya perubahan perilaku menjadi lebih kondusif.

Baca Juga :  Sederhana Tapi Mengena, Begini Suasana Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Espero Gro

“WPA mengajak warga meningkatkan pengetahuan tentang HIV-AIDS yang benar agar tidak ada lagi pengucilan pada ODHA. Dengan berbagai kegiatannya, WPA dapat mengajak masyarakat di sekitarnya untuk memahami persoalan HIV AIDS secara lebih mendalam. Sehingga mereka tidak lagi mendiskriminasikan ODHA yang ada di sekitarnya. Terbentuknya WPA jangan hanya nama, tetapi bisa terbukti kerjanya,” kata dia.

Baca Juga :  3 Kecamatan di Wonogiri Diterjang Angin Kencang. 5 Rumah dan 1 Bangunan Bengkel Rusak

Bupati Wonogiri Joko Sutopo menuturkan, WPA sudah terbentuk di 25 kecamatan yang berada di Kabupaten Wonogiri. Namun masih banyak warga yang belum memahami betul tentang AIDS dan kenapa bisa terkena AIDS.

Baca Juga :  Innalillahi. Pria Ini Ditemukan Tewas Terapung di Sungai Rujak Gadung Dusun Ngasinan Desa Wonoharjo Wonogiri. Ada Dugaan Terkena Ini

Dari data yang masuk sebanyak 424 penderita AIDS di kabupaten adalah mayoritas ibu rumah tangga yang suaminya merantau. Penyebaran HIV/AIDS ditentukan gaya hidup tidak memandang ekonomi miskin ataupun kaya. Berfungsinya WPA di tiap kecamatan agar dapat mengedukasi dengan pemamahan fungsi pencegahan dan pendampingan dengan sosialisasi. Aris Arianto

Loading...