loading...
Loading...
Ilustrasi olah TKP pencurian rumah. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR-  Aksi pencurian menimpa rumah milik Sarwo Edi (15) warga Perum Garaha Jati Indah, RT 1/9, Desa Jati, Jaten, Karanganyar dibobol maling, Rabu (15/8/2018) pagi. Pencuri yang memanfaatkan kondisi rumah kosong, menguras uang tunai jutaan rupiah, dolar Hongkong dan perhiasan senilai puluhan juta rupiah.

Data yang dihimpun di lapangan, pencurian diperkirakan terjadi pukul 08.20 WIB. Semula, korban pagi itu bersama istrinya, Sri Mulyani (42) berangkat untuk mencari rujukan BPJS di Puskesmas Jaten. Rumah pun ditinggal kosong namun terlebih dahulu dikunci.

Baca Juga :  Menengok Keindahan Taman Jumog Karanganyar, Dulu Lingkungan Kumuh Kini Berubah Jadi Taman Warna Warni

Mereka kemudian menuju Puskesmas Jaten yang berjarak sekira 3 kilometer. Sekitar 30 menit, keduanya pulang ke rumah sekira pukul 09.30 WIB.

Namun setiba di depan gerbang, mereka kaget .endapati pintu gerbang rumah dalam keadaan terbuka sedikit. Lantas kunci gembok sudah tidak ada. Kemudian korban masuk ke dalam dan mendapati pintu rumah bagian samping terbuka sedikit dan terdapat bekas congkelan.

Baca Juga :  Awasi Pemilu, Bawaslu Karanganyar Launching 3 Desa Pengawasan. Ini Maksud dan Tujuannya! 

Setelah dicek ke dalam rumah ternyata dalam keadaan acak-acakan dan barang-barang korban sudah tidak ada di tempat semula. Atas kejadian itu, korban langsung melapor ke Polsek setempat.

Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto melalui Kasubag Humas AKP Suryanto mengungkapkan dari hasil olah TKP, petugas mendata barang yang hilang diantaranya satu buah Laptop merk Asus beserta tasnya, uang tunai kurang lebih Rp. 10.000.000, perhiasan berupa Cincin 2 buah dan Anting 3 pasang.

Baca Juga :  Ribuan Anak-anak di Karanganyar Mainkan Angklung Secara Serempak. Bupati dan Wabup Langsung Joget 

Kemudian satu buah TV LED merk Sharp, pasport atas nama korban, dan uang tunai 2.300 Dollar Hongkong. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian hampir Rp 25 juta.

“Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan,” paparnya. Wardoyo

 

Loading...