loading...
Loading...
Triawati

SOLO– Setelah melewati masa deklarasi pasangan Capres dan Cawapres 2019, dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf Amin semakin meluas. Salah satunya dari komunitas Gerakan Wadyabala Jokowi (GWJ) yang mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan tersebut, Sabtu (11/8/2018).

Ketua DPD GWJ Soloraya, August Pramono, deklarasi dukungan untuk Jokowi tersebut sekaligus bertujuan untuk menghilangkan budaya golput di masyarakat.

“Kami ingin masyarakat bisa memberikan suaranya untuk pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Sekaligus ingin budaya golput di pemilu oleh sebagian masyarakat segera ditinggalkan. Target kami, satu anggota bisa memberikan dampak terhadap lima orang di sekitarnya. Jadi kalau anggota GWJ katakanlah ada seribu orang, paling tidak ada 5 ribu orang memilih Jokowi, bahkan bisa lebih lagi,” urainya.

Baca Juga :  Gibran Tularkan Ilmu "Kolaborasi" Dalam Berbisnis

August mengungkapkan, GWJ tidak hanya melakukan deklarasi di Solo saja namun juga do beberapa wilayah lain di Indonesia.

“Beberapa tempat sudah, termasuk di pusat. Dan beberapa relawan di luar negeri termasuk Belanda, Australia, Malaysia. Pemrakarsa GWJ adalah almarhum Sys Ns yang juga seorang aktor dan penyiar radio kenamaan Indonesia. Dan Sys Ns punya keinginan agar Jokowi terus menjadi Presiden Indonesia. Beberapa kali beliau datang ke Solo untuk menggelar kegiatan deklarasi ini. Hanya saja beliau dipanggil oleh Tuhan. Meski Sys Ns telah meninggal, tapi cita-cita Sys Ns untuk menggelar deklarasi harus tetap dilakukan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pilwakot Solo 2020, PKS dan Golkar Solo Ancang-ancang Dekati Gibran

Sementara itu, dalam deklarasi tersebut sekaligus menyalurkan bantuan korba gempa bumi di Lombok NTB. Sebelumnya, DPP GWJ telah mengirimkan bantuan berupa air bersih ke Lombok NTB.

“Sekaligus ada penggalangan dana dari masyarakat yang hadir. Kira-kira saat ini ada 200 anggota yang hadir,” tukas August. Triawati PP

Loading...