loading...


Dr Uswatun Hasanah (tengah) bersama guru dan karyawan SMAN 1 Sidoharjo dalam busana merah putih.

WONOGIRI-Keluarga besar SMAN 1 Sidoharjo tengah merayakan dies natalisnya yang ke-13. Uniknya, pada acara puncak, semua guru, karyawan, dan murid, mengenakan pakaian serba merah putih, Senin (27/8/2018).

Bahkan dekorasi acara juga bernuansa serba merah putih. Kepala SMAN 1 Sidoharjo, Dr Uswatun Hasanah mengatakan, sengaja memilih tema merah putih, lantaran masih dalam suasana bulan kemerdekaan RI, Agustus.

“Sekaligus memperkokoh jiwa nasionalisme, terutama bagi anak didik,” ujar bu Doktor yang kerap disapa Uus itu.

Acara tersebut juga dimeriahkan Band Ska Wae dari Kecamatan Purwantoro. Group musik beraliran Ska tersebut digawangi oleh musisi berbakat Rasta murid SMPN 1 Purwantoro yang tidak lain adalah putera Dr Uswatun Hasanah.

Baca Juga :  Siswanto. Ingin Majukan Dunia Pendidikan Kota Sukses

Dr Uswatun Hasanah mengatakan sejumlah acara telah digelar dalam rangkaian hari jadi SMAN 1 Sidoharjo.
Meliputi gerak jalan, 16 lomba internal sebanyak 16 lomba, lomba eksternal seperti fashion show, lomba mapel UN SMP berbasis IT, hingga melaksanakan penyembelihan hewan kurban.

Dies natalis kali ini, jelas dia, mengusung tema A Mind Is Not A Cage, But Garden To Cultivate. Artinya, pikiran bukan laksana sebuah kandang yang serba terkekang, namun merupakan kebun yang mesti diolah.

Baca Juga :  BPR Gajah Mungkur Optimis Kinerja 2019 Meningkat

“Kami selalu mendorong anak didik untuk selalu berkreasi. Seperti kebun yang diolah dengan baik hingga menghasilkan tanaman bermanfaat tinggi,” jelas dia.

Selaras dengan hal itu, dia menuturkan program kerja ke depan adalah pengadaan laboratorium komputer. Melengkapi laboratorium sejenis yang telah lebih dulu ada.

Laboratorium komputer menurut dia mutlak diperlukan. Mengingat SMAN 1 Sidoharjo merupakan sekolah berbasis IT. Sekolah yang masih berusia belia itu, ada program Exam View. Semua program pembelajaran akan menggunakan sistem komputer yang terintegrasi.

Sebagai seorang penulis, dia getol menggenjot semangat menulis bagi guru dan murid. Bertepatan dengan dies natalis, juga dilaunching lima buku hasil karya guru. Aris Arianto

Loading...