JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Pacaran di Waduk Lalung, Sepasang Siswa Diciduk Satpol Saat Begituan. Sejumlah Siswa Juga Digerebek di Warung

Ilustrasi Satpol PP saat memberikan pembinaan kepada siswa yang terjaring razia pelajar. Foto/Wardoyo

IMG20170801135037 1305x979 652x489
Ilustrasi Satpol PP saat memberikan pembinaan kepada siswa yang terjaring razia pelajar. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR-  Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Karanganyar, mengamankan sejumlah pelajar yang sedang keluyuran saat jam sekolah. Para siswa yang sebagian besar pelajar SMK swasta ini, diamankan saat nongkrong di sejumlah warung, Kamis (02/08/2018).

Kepala Satpol PP Karanganyar, Kurniadi Maulato, kepada sejumlah wartawan, mengatakan, razia dan operasi ini dilakukan, karena selama ini, warga merasa resah terhadap para pelajar yang bolos saat jam pelajaran. Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi, menurut Kurniadi, pihaknya melakukan razia, dan mengamankan para pelajar ini ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan.

Baca Juga :  Jika Pemerintah Nekat Perpanjang PPKM, Pengusaha Hotel di Tawangmangu Ini Siap Rumahkan Karyawan. Tak Kuat Nombok Sejak Libur Panjang Desember 2020

“Di kantor Satpol PP para pelajar itu kita mintai keterangan, didata, kemudian dibina dengan diberi arahan dan nasihat. Selain itu, Satpol PP juga akan memanggil guru sekolah dan orang tua mereka,” kata Kurniadi, Kamis (02/08/2018).

Dijelaskannya, Satpol PP telah melakukan patroli rutin  tiga kali sehari, dengan sasaran sejumlah obejk wisata.Bahkan dalam salah satu kegiatan patroli, Satpol PP mengamanakan sepasang siswa siswi di waduk lalung. Mereka diduga berpacaran dan kemudian turut diciduk.

Baca Juga :  Wah, 626 Pedagang di Karanganyar Dapat Uang Kaget Rp 300.000 Gara-gara PPKM. Ninik Mengaku Tak Mengira!

“Kami juga mengharapkan para orang tua  lebih intensif dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya.Orang tua hanya tahu anaknya berangkat ke sekolah, namun tidak melakukan pemantauan apakah anak mereka tersebut sampai ke sekolah atau tidak,” ujarnya. Wardoyo