loading...
Loading...
Tribunnews

JAKARTA –  Partai Bulang Bintang (PBB) akhirnya mencoret nama Susno Duadji dari daftar Caleg di partainya.  Ketua Bidang Pemenangan Presiden PBB, Sukmo Harsono mengatakan, pihaknya memang mengaku sempat kecolongan dengan pendaftaran Susno tersebut.

Ia membenarkan partainya mendaftarkan Susno Duadji dalam bakal caleg ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Susno Duadji merupakan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri berpangkat Komisaris Jenderal (purnawirawan) yang pernah menjadi narapidana korupsi.

Sukmo mengatakan partainya telah mencoret nama Susno dalam masa perbaikan daftar caleg. Susno tak memenuhi syarat menjadi caleg karena merupakan mantan narapidana korupsi. “Pak Susno tidak digantikan, dicoret saja,” kata dia di kantor KPU, Jakarta, Rabu, 1 Agustus 2018.

Baca Juga :  Mahasiswa Tewas Setelah Dibacok di Lingkungan Kampusnya

Susno Duadji divonis 3,5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta atau subsider enam bulan kurungan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena dinilai secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Ia menjadi tersangka karena menerima dana sebesar Rp 500 juta dalam penanganan kasus PT Salma Arowana Lestari (SAL). Ia juga divonis dalam kasus penggelapan dana Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat 2008.

Baca Juga :  Mirip-Mirip Vina Garut, Bu Guru Novi di Bali Ini Ajak Siswinya Berhubungan Intim Bertiga di Kosan Pacarnya

Sukmo mengaku partainya kecolongan dengan pendaftaran Susno. Menurut dia, PBB sebelumnya memang tak mengetahui beberapa orang yang mendaftar sebagai kader adalah mantan napi korupsi. “Ternyata dalam screening KPU dia pernah terlibat dalam tindakan korupsi. Ini di luar perkiraan kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Yasonna Akui Putranya Belum Terima Panggilan Resmi dari KPK

Menurut Sukmo, Susno menjadi caleg PBB untuk daerah pemilihan Sumatera Selatan 2. Ia mengatakan Susno sudah mengundurkan diri sebelum namanya dicoret dari daftar caleg di KPU. “Mengundurkan diri, sudah ditarik berkasnya,” kata dia.

Susno Duadji menjadi salah satu nama dalam tujuh orang caleg eks koruptor yang ditemukan KPU. KPU menemukan tujuh eks koruptor dalam verifikasi daftar bakal caleg yang diserahkan partai politik.

www.tempo.co

Loading...