JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Penunjukan Ari Dono Jadi Wakapolri Tak Asal-asalan


1708 wakapolri1
Tempo.co

JAKARTA–  Nama dan rekam jejak Komisaris Jenderal (Komjen) Ari Dono Sukmanto yang ditunjuk menjadi Wakapolri sudah dikonsultasikan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama dua hari.

Hal itu dikemukakan oleh Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian. Ia mengatakan, penunjukan Ari Dono Sukmanto sebagai wakilnya telah diperhitungkan dengan matang.

“Konsultasi dengan Presiden selama dua hari ini. Kemudian dari beberapa nama yang saya sampaikan ke beliau, dan setelah saya beri masukan, akhirnya memutuskan Ari Dono sebagai Wakapolri,” ujar Tito di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (17/8/2018).

Baca Juga :  Astaga, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tambah 14.224 Orang dalam Sehari, Terbanyak di DKI Jakarta. Kini Total Sudah Capai 896.642 Kasus

Tito melihat Ari Dono cukup berhasil saat menjadi Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah dan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri. Selain itu pribadi Ari Dono yang tenang meyakinkan Tito bahwa ia bisa saling bekerjasama.

Posisi Ari Dono sebagai Kabareskrim digantikan Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto.  Arief juga dianggap berprestasi oleh Tito. “Saat Arief di SDM, banyak sekali perubahan yang ia lakukan. Hal itu berdampak kepada kualitas sumber daya manusia (SDM) Polri karena SDM adalah salah satu jantung Polri. Otomatis dengan rekrutmen yang bagus dapat membangun profesionalisme dalam penegakan hukum,” kata Tito.

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Kalsel, Jokowi: Karena Tingginya Curah Hujan

Tito pun berharap Ari Dono dan Arief bisa membuat gebrakan kinerja dalam jabatan baru keduanya. “Termasuk diantaranya menangani masalah kasus konvensional, kejahatan transnasional, kasus-kasus kontigensi, dan lain sebagainya,” ucap dia.

Tito resmi melantik Ari Dono dan Arief Sulistyanto sebagai pejabat baru di Mabes Polri. Pelantikan tersebut mulai pada pukul 14.00 WIB di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan. Brigadir Jenderal Eko Indra Heri yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier Staf SDM naik menggantikan posisi Arief.

www.tempo.co