loading...
Loading...
Kapolresta Denpasar. Foto/Teras.id

BALI- Sebanyak 17 remaja ditangkap Polresta Denpasar karena pesta narkoba. Ironisnya satu diantaranya diketahui berstatus mahasiswa di sebuah universitas ternama di Bali dan anak seorang dokter.

“Ini fakta. Keluarganya sejahtera karena orangtuanya dokter, anaknya kuliah universitas ternama tapi karena salah pergaulan pakai narkoba dan ditangkap,” ucap Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo, Senin (30/7/2018).

Baca Juga :  Mahasiswa Tewas Setelah Dibacok di Lingkungan Kampusnya

Kapolresta membayangkan betapa sedihnya orangtua tersebut. Padahal mereka berharap kelak anaknya tersebut minimal bisa menyamai profesi orangtuanya, bahkan lebih.

Oleh karena itu, Kombes Hadi mengimbau para orangtua jangan sampai seperti itu.

“Karena salah pergaulan, orangtuanya sibuk dengan pekerjaannya. Mari kita jaga, awasi dan didik anak kita sebaik mungkin,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jadi Polemik, Masuk Jajaran Direksi BUMN, PDIP Tuntut Ahok Mundur dari Partai

Mantan Kapolres Gianyar ini mengingatkan bila ada warga yang tahu ada pengguna atau pesta narkoba di wilayahnya tapi tidak menginformasikan kepada kepolisian, bisa diproses hukum. Oleh karena itu dia mengimbau sekecil apapun informasi peredaran narkoba, segera informasikan kepada kepolisian terdekat yaitu Bhabinkamtibmas.

www.teras.id

Loading...