loading...
Pelantikan Pengurus Ikadin Karanganyar periode 2018-2022. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Ketua Dewan Pimipinan Pusat Ikatan Advokat Indonesia (DPP Ikadin), Achiel Suyanto, melantik ketua terpilih DPC Ikadin Karanganyar, Kadi Sukarna, serta jajaran pengurus lainnya di rumah dinas bupati,  Senin  (06/08/2018) malam. Pelantikan pengurus baru ini, untuk masa jabatan 2018-2022 dan  menggantikan pengurus lama yang sebelumnya dipegang Wibowo Kusumo Winoto.

Dalam kepengurusan Ikadin Karanaganyar ini, Tetua terpilih Kadi Sukarna, Sekretaris Mochammad Mohani serta bendahara Sumarsih.

Ketua panitia pelantikan, Sumarsih, mengatakan, usai pelantikan para pengurus baru ini, selanjutnya akan mengadakan rapat kerja untuk merumuskan program kerja Ikadin Karanganyar.

“ Pengurus baru ini merupkan hasil Musda yang digelar beberapa waktu lalu. Usai pelantikan, kami langsung melakukan rapat kerja untuk merumuskan program kerja yang akan dilakasnakan selama periode kepengurusan,” ujarnya.

Baca Juga :  Harga Daging Ayam Meroket Hingga Rp 40.000, Tapi Pedagang di Karanganyar Mengaku Omzet Turun Hingga 5 Kali Lipat. Kok Bisa?

Sementara itu, Achiel Suyanto menaruh harapan besar kepada seluruh jajaran pengurus Ikadin Karanganyar  dapat meningkatkan harkat dan martabat advokat sebgai salah satu penegak hukum.

“Saya juga berharap, agar para advokat dapat memeberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam hal proses penegakan hukum yang berkeadilan,” kata Achiel Suyanto, Senin (06/08/2018) malam.

Sementra itu, Ketua Ikadin Karanganyar yang baru, Kadi Sukarna, menaruh harapan agar Ikadin bisa menjadi kokoh sebagai organisasi advokat yang tegas dalam  menegakkan hukum.

Baca Juga :  Tahap Pertama New Normal Karanganyar Dibuka Untuk PKL. Bupati Ingatkan Boleh Jualan, Tapi Tanpa Masker Dihukum Berhenti Sehari, Pembeli Tak Pakai Masker Tak Boleh Dilayani!

Selain menguatkan konsolidasi, Kadi Sukarna juga  menyatakan siap bekerja sama dengan pihak pemerintahan, berbagai elemen masyarakat serta  pihak swasta dalam mengedukasikan hukum secara konsisten dan berkelanjutan kepada masyarakat.

“ Persoalan penegakan hukum yang berkeadilan tetap menjadi sorotan kami.Hukum harus diberlakukan sama. Hukum jangan tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Untuk itu, kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat. Disisi lain, masyarakat juga harus patuh dan taat kepada aturan dan hukum yang berlaku,” tandasnya. Wardoyo