loading...
Ilustrasi begal

SRAGEN- Aksi begal terjadi di jalan Sragen-Ngawi tepatnya di Mahbang, Karanganyar, Sambungmacan. Seorang PNS perempuan, Agustina Dwi Ariyani (57) asal Banjarsari, RT 2/10, Nglorog Sragen jadi korban keganasan begal yang diketahui mengendarai motor besar.

Data yang dihimpun di Mapolres Kamis (23/8/2018), aksi begal terjadi pada Senin (20/8/2018) siang sekira pukul 13.20 WIB. Dari keterangan korban saat melapor ke Polsek, kejadian bermula ketika siang itu ia hendak pulang dari kantor Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Gondang.

Ia pulang dengan motor Honda Vario menuju rumahnya.

Baca Juga :  Kepergok Sempat Ditanya Polisi di Exit Tol Sragen, Dory Harsa Mengaku Habis Ziarah Makam Didi Kempot di Ngawi. Sama Siapa?

Sesampai di barat jembatan Kenatan, Mahbang, mendadak ia dipepet pria tak dikenal. Secepat kilat, pelaku yang beraksi sendirian itu langsung memerangsek dan menggaet pakda tas yang diletakkan di tengah antara jok dan setang.

Korban berusaha mempertahankan tas, namun tenaganya kalah kuat. Pelaku menggaet tas yang sebenarnya sudah dijepit kedua kaki korban. Usai menggasak tas, pelaku kabur ke arah barat.

Korban hanya mengenali ciri-ciri pelaku memakai jaket berwarna merah bata atau kecoklatan. Menggunakan motor besar warna hitam.

Baca Juga :  Resmi Gandeng Pengusaha Asal Sambungmacan, Sukiman Deklarasikan KITO Untuk Lawan Petahana di Pilkada Sragen 2020. Sama-sama Bertekad Buat Perubahan Sragen Lebih Baik!

Korban sempat berusaha teriak minta tolong sambil mengejar. Namun upayanya sia-sia karena pelaku langsung ngacir tanpa bisa terkejar.

Akibat kejadian itu korban kehilangan tas yang di dalamnya berisi sebuah STNK SPM Revo AD-9842-TE, SIM C dan SIM A, Kartu Pensiun, Kartu NPWP, laptop Toshiba, HP Samsung dengan kerugian hampir Rp 6 juta.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Wardoyo