loading...
Tim Letting Dikmaba 2000 Polres Sragen saat menggelar baksos bantuan air bersih di Poleng,Gesi, Minggu (12/8/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Krisis air bersih di beberapa wilayah di Sragen terus memantik empati dari berbagai pihak. Tak hanya elemen dan komunitas, derita warga di wilayah krisis air juga menggerakkan jajaran kepolisian Sragen untuk menggalang kepedulian.

Setelah Polres, Bhayangkari, dan Polwan, Minggu (12/8/2018) pagi, giliran para personel Polres yang tergabung dalam Letting Dikmaba 2000 menunjukkan aksi pedulinya dengan menggelar bakti sosial droping air bersih.

Salah satu penanggungjawab baksos dari Letting Dikmaba 2000, AKP Agus Jumadi mengungkapkan baksos droping air bersih digelar pukul 09.00 WIB dengan menyalurkan lima tangki. Bantuan dikirim ke Desa Poleng, Kecamatan Gesi yang termasuk wilayah krisis terparah saat ini.

Baca Juga :  Wah, Rp 40,3 Miliar Digelontorkan Untuk Lebaran PNS Sragen. Perangkat Desa Juga Diguyur Gaji 13

“Pendistribusian bantuan air bersih kita lakukan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat dibagi jadi 3 tempat. Hal itu untuk memudahkan penyaluran sekaligus meratakan bantuan agar tepat sasaran ke warga yang membutuhkan,” paparnya Senin (13/8/2018).

AKP Agus yang menjabat sebagai Kapolsek Masaran itu menambahkan aksi peduli krisis air itu digelar sebagai wujud kepedulian Letting Dikmaba 2000 atas masalah sosial yang saat ini dihadapi warga di wilayah kekeringan. Selain itu, baksos juga sekaligus menyambut HUT Bhayangkara ke-72.

Baca Juga :  Update Corona Sragen 26 Mei, Jumlah Pasien Sembuh Melonjak 22 Orang, Tinggal 9 Warga Positif Yang Dirawat. Jumlah PDP Tambah 1, 16 Meninggal Dunia

Menariknya, bantuan air bersih itu juga diantar langsung oleh semua anggota Letting Dikmaba 2000. Semua ikut mengantar hingga menyalurkan air bersih ke warga yang sudah mengantri.

“Mudah-mudahan, bisa bermanfaat dan setidaknya bisa meringankan beban warga yang saat ini dilanda kesulitan air bersih,” pungkas AKP Agus. Wardoyo