JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Punya Debit 22 Liter Perdetik, Luweng Songo Jadi Tumpuan Atasi Kekeringan di Wonogiri Selatan

Danrem dan Dandim mengecek sumber air Luweng Songo di Desa Sumberagung, Kecamatan Pracimantoro.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Danrem dan Dandim mengecek sumber air Luweng Songo di Desa Sumberagung, Kecamatan Pracimantoro.

WONOGIRI-Luweng Songo di Dusun Ngaloran, Desa Sumberagung, Kecamatan Pracimantoro saat ini tetap melimpah airnya. Bahkan debitnya mencapai 22 liter per detik.

Hanya saja perlu banyak usaha dan dana untuk mengangkatnya. Supaya bisa disalurkan lebih banyak ke warga dengan cakupan yang lebih luas.

Kepala Desa Sumberagung, Suyono mengatakan sejak 2008 para pecinta alam masuk ke Luweng Songo. Ternyata beberapa hari di situ mereka menemukan sumber air bawah tanah dan diperkirakan debit air 22 liter per detik.

Baca Juga :  Jos, AD 1 PM Family Sahabat Setiawan Salurkan 360.000 Liter Air Bersih ke 3 Kecamatan di Wonogiri

“Kemudian pada 2009 kami mengajukan proposal ke Pemprov Jateng, dan mendapat dana sebesar Rp 350 juta. Pekerjaan pengangkatan dilakukan selama 6 bulan dan diuji coba air bisa naik sampai ke kantor Balai Desa Sumberagung,” kata dia, Rabu (8/8/2018).

Setelah masa uji coba, Luweg Songo mulai beroperasi pada 2011. Sampai sekarang sudah mendapat bantuan dari yayasan-yayasan, PMI, Pertamina dan Korem 074/Warastratama. Sumber air Luweng Songo saat ini digunakan untuk mengaliri Desa Sumberagung dan Desa Petirsari,

Baca Juga :  195 UKM di Wonogiri Terima Bansos Jaring Pengaman Ekonomi Berupa Bahan Baku Produksi

Danrem 074/Warastratama Letkol Inf Widi Prasetijono mengunjungi Luweng Songo didampingi Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrulloh, Kapenrem Mayor Inf Alfian, Danramil 07/Tirtomoyo Kapten Cba Budi Waluyo.

Danrem membantu dua unit pompa sehingga hasil air bisa lebih melimpah. Aris Arianto