loading...
Humas UNS

SOLO– Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Ravik Karsidi melantik 25 pejabat baru di lingkungan kampus UNS dan Rumah Sakit (RS) UNS. Orang nomor satu di UNS tersebut berharap para pejabat baru ini bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Saya yakin, saudara yang dilantik disini bisa menjalankan amanah ini,” terang Ravik usai melantik para pejabat baru tersebut di Ruang Sidang 4 Gedung Rektorat UNS, Selasa (4/9/2018).

Ravik menambahkan, dari 25 pejabat baru yang dilantik tersebut, 23 diantaranya merupakan pejabat di lingkungan RS UNS, sedangkan tiga pejabat lainnya berada di lingkungan kampus UNS.

Baca Juga :  Setahun Terakreditasi, Surveyor Verifikasi Akreditasi Kembali Tinjau RSAU dr Siswanto Lanud SMO

Untuk pejabat di lingkungan RS UNS yang dilantik ini meliputi Kepala Program Studi (Kaprodi) PPDS Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran (FK), Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kepala Instalasi. Sedangkan di lingkungan kampus UNS meliputi Kaprodi Pendidikan Geografi FKIP UNS, Kepala Bidang Keuangan dan Kepala Seksi Rumah Tangga. Ravik menekankan khususnya kepada pejabat baru di RS UNS untuk memberikan pelayanan yang ramah kepada semua pasien yang datang. Bahkan Ravik meminta supaya RS UNS tidak mempersulit administrasi terlebih kepada pasien yang menggunakan BPJS.

“Pokoknya beri pelayanan yang sebaik-baiknya. Jalin hubungan yang baik antara dokter dengan pasien. Jangan terlalu jaga jarak antara dokter dengan pasien. Berikan senyum yang ramah, sehingga pasien merasa nyaman berobat di RS UNS. Syukur-syukur karena disenyumi dokternya, penyakit pasien langsung sembuh,” ujar Ravik dalam sambutannya.

Baca Juga :  Untuk Penguatan Kelembagaan dan SDM  UNS Jalin Kerjasama dengan LPTP

Meski RS UNS merupakan RS baru, namun Ravik optimis dengan dilantiknya pejabat-pejabat baru ini, RS UNS tidak kalah dengan RS lainnya yang berada di Solo dan sekitarnya. “Saya yakin RS UNS akan cepat mengalami kemajuan. Dari yang saat ini masih tipe C, kedepan saya berharap bisa segera menjadi tipe B dan tipe A. Untuk itu, supaya tidak kalah dengan RS lain maka pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) harus terus dilakukan,” ujar Ravik. Triawati PP


Loading...