loading...
Kondisi pikap ringsek setelah terseret dan tergasak kereta api di Siboto, Kalimacan, Kalijambe. Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Kecelakaan maut di perlintasan kereta api tanpa palang kembali terjadi di Sragen. Rabu (5/9/2018) siang sebuah mobil pikap hancur digasak kereta api di perlintasan Dukuh Siboto, Desa Kalimacan, Kalijambe.

Data yang dihimpun dari berbagai sumber, kecelakaan terjadi sekira pukul 11.30 WIB. Melibatkan kereta api yang identitasnya masih dalam pelacakan, dengan sebuah mobil pikap berisi pasangan suami istri.

Menurut keterangan sejumlah saksi, pasutri tersebut berasal dari wilayah Kebonan, Karanggede, Boyolali. Satu orang dikabarkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Innalillahi, Anggota DPRD Sragen Fraksi PDIP, Sutrisno Tutup Usia. Sebulan Terbaring Akibat Gagal Ginjal 

“Kecelakaan melibatkan mobil Carry Pikap dengan kereta api. Informasi sementara, satu orang meninggal dunia. Yang istri kelihatannya yang meninggal. Ini masih dalam pendataan,” papar Kades Kalimacan, Rodli Slamet, Rabu (5/9/2018).

Menurutnya kejadian berlangsung cepat. Diduga mobil pikap menyeberang saat bersamaan dengan kereta api yang melintas.

Mob sempat terseret beberapa meter dan ringsek. Sekcam Kalijambe, Agus Tri Pranoto membenarkan kejadian kecelakaan maut tersebut.

Baca Juga :  Sejumlah Aktivis Geruduk Kejari Sragen. Layangkan Keberatan, Sebut Penetapan Agus Sebagai Tersangka Kasus Kasda Dinilai Lukai Hati Rakyat 

“Informasinya satu orang meninggal dunia. Ini juga masih didata,” terangnya.

Evakuasi korban oleh tim Polsek dan Koramil Kalijambe. Foto/Wardoyo

Kecelakaan tragis itu langsung memantik empati warga. Warga langsung berbondong- bondong ke lokasi kejadian untuk melihat dari dekat proses evakuasi dan korban.

Sejumlah personel Polsek Kalijambe dan Koramil juga terjun ke lokasi melakukan evakuasi dan olah TKP. Wardoyo


Loading...