loading...


Tim Polsek Sumberlawang saat melakukan olah TKP di Bengkel Ahass Mega Berlian Sumberlawang yang barusaja dikuras maling, Kamis (6/9/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Komplotan pencuri beraksi membobol bengkel Ahass Mega Berlian Jalan Raya Solo-Purwodadi KM 30 tepatnya di Dukuh Mojopuro RT 13,  Mojopuro, Sumberlawang, Kamis (6/9/2018) dinihari. Pelaku yang berjumlah lebih dadi satu orang itu menguras ratusan onderdil di dalam bengkel senilai puluhan juta rupiah.

Data yang dihimpun di lapangan, aksi pencurian diperkirakan terjadi pukul 03.00 WIB. Komplotan pencuri itu memanfaatkan kondisi bengkel milik pengusaha asal Kauman, Gemolong, Tri Martini (39) itu yang tidak dijaga petugas.

Pencurian diketahui kali pertama oleh karyawan bengkel, Edi dan Erna yang hendak membuka bengkel Kamis (6/9/2018) pukul 08.45 WIB. Saat membuka pintu, mereka dikagetkan dengan kondisu pintu yang sudah dalam keadaan tidak terkunci.

Baca Juga :  Ugal-ugalan, Avanza Gasak 2 Motor Lalu Nyungsep ke Parit di Kedawung Sragen. 3 Orang Jadi Korban 

Mereka makin kaget setelah memeriksa ke dalam bengkel dan mendapati semua berantakan. Saat dilakukan pengecekan, hampir semua onderdil yang sebelumnya ada di bengkel, sudah habis terkuras.

Barang-barang yang hilang diantaranya 13 dus oli mesin merk MPX, 9 unit accu merk AHM, 17 unit Ban Tubles merk Federal, 20 set rantai motor merk AHM, 10 unit Shock belakang merk AHM, 10 unit rumah roller merk AHM, 20 unit Streng merk AHM, 20 unit roller merk AHM, 30 unit kampas cakram merk AHM, 15 unit kampas tromol merk AHM, 10 unit bolam depan.

Baca Juga :  Ratusan Penyandang Disabilitas Sragen Gelar Pawai. Ada 3.000 Masuk Usia Produktif, Berharap Perhatian Lebih Dari Pemkab 
Olah TKP. Foto/Wardoyo

Kemudian 15 unit kiabel spedo meter, 50 unit seal merk AHM, 30 unit busi motor, 20 unit spion, 1 unit televisi merk polytron ukuran 22”, 1 perangkat komputer ( monitor & cpu ), 1 unit kompresor merk shark ( hiu ), speaker aktive, 6 unit komstir, 10 unit lampu sen, 50 unit handle rem.

Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 53,7 juta. Pemilik kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Sumberlawang. Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman mengungkapkan sesaat setelah menerima laporan, tim langsung diterjunkan melakukan olah TKP.

“Saat ini tim masih melakukan pengusutan dan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Kami juga mengimbau kepada pemilik usaha utamanya yang berada di tepi jalan, untuk meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan. Dengan memasang perangkat pengamanan yang lebih dan menempatkan petugas pengamanan untuk meminimalisir tindak kejahatan,” tandasnya. Wardoyo

Loading...