loading...

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng asal Karanganyar, Paryono (tengah) saat mengikuti jalan sehat bersama ribuan warga Karanganyar, Minggu (2/9/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDIP) Jawa Tengah, menargetkan perolehan 80 persen suara untuk kemenangan pasangan Joko Widodo-Makruf Amin, yang akan bertarung dalam pemilihan presiden 2019 mendatang.

Target tersebut sangat realistis, karena  Jawa Tengah merupakan lumbung suara PDIP. Selain itu, pemilihan Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden merupakan langkah tepat, karena akan berpengaruh terhadap perolehan suara karena ketokohan ketua MUI tersebut diyakini sangat berpengaruh di masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan ketua DPD  PDIP Jawa Tengah, Paryono, usai mengikuti jalan sehat bersama di Desa Ngringo, kecamatan Jaten, Minggu (02/09/2018). Menurut Paryono, pihaknya menargetkan meraih 70 persen suara dalam pilpres 2019 mendatang. Sedangkan untuk Kabupaten Karanganyar, yang merupakan tanah kelahiran  Joko Widodo, pihaknya menargetkan 80 persen suara.

Paryono yang juga calon anggota legislatif DPR RI dari daerah pemilihan VI (Sragen, Karanganyar, Wonogiri) tersebut, menjelaskan, sosialisasi terhadap pasangan presiden dan wakil presiden ini, juga telah dilakukan di hampir seluruh wilayah di Jawa Tengah.

“Target kita realistis, mengingat kinerja presiden Joko Widodo yang memberikan dampak positif bagi kemajuan Negara kita. Saya pikir bukan hal yang ngoyo woro. Kita realistis saja,” kata Paryono, Minggu (02/09/2018).

Dijelaskan paryono, pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin, merupakan kolaborasi  antara nasionalis dan religius, dimana Ma’ruf Amin, mewakili ulama dan ummat Islam.

Loading...

“Ini merupakan jawaban atas tudingan yang menyatakan bahwa Pak Jokowi anti umat Islam. Inilah fakta sebenarnya. Untuk itu, kami tetap optimis pasangan pak Joko Widodo dan Pak Ma’ruf Amin, menang dalam pemilihan preiden 2019 mendatang,” ujarnya. Wardoyo

 

Loading...