loading...

tempo.co

JAKARTA -Calon wakil presiden (Cawapres) Ma’ruf Amin menegaskan pentingnya menghentikan konflik ideologi bangsa. Jika perdebatan tentang ideologi bangsa ini hanya menguras energi saja. “Perdebatan (ideologi bangsa) itu membuang energi saja,” kata Ma’ruf di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu(2/9/2019).

Ma’ruf mengatakan, Indonesia bukan negara Islam, tapi negara yang didirikan berdasarkan kesepakatan. Kesepakatan nasional itu melahirkan dua landasan yang kuat yakni Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kesepakatan itu pula yang membedakan Indonesia dengan Arab Saudi.

Upaya pendirian negara Islam pernah terjadi dan mencapai puncaknya pada 1950-an oleh Darul Islam atau Tentara Islam Indonesia (DI/TII). “(Negara) Islam saja tanpa kesepakatan, ini namanya Islam DI/TII,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf ingin membantu Jokowi menyelesaikan persoalan perbedaan mengenai ideologi bangsa itu nantinya. Ia mengatakan kedua landasan negara Indonesia tak perlu lagi diperdebatkan. Apalagi, kata dia, hal itu tak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. “Kedua landasan itu adalah kesepakatan nasional atau kesepakatan sesama saudara sebangsa setanah air,” kata dia.

www.tempo.co

Loading...