
SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kelompok MOIRA, mahasiswa Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Sebelas Maret (UNS) penerima Hibah Jarpak 2026, menggelar Asylon Vol. 2: Art Therapy and Art Exhibition di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Surakarta, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah apresiasi karya siswa sekaligus media edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mental melalui seni.
Ketua Kelompok MOIRA, Raditya Revy Marisca menjelaskan, Asylon Vol. 2 merupakan kelanjutan dari program Asylon Vol. 1 yang sebelumnya menghadirkan layanan konseling berbasis art therapy bagi siswa SMP Negeri 24 Surakarta. Program tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kelompok MOIRA yang mendapat dukungan melalui Program Hibah Jarpak 2026 UNS.
Dalam pameran tersebut, pengunjung dapat menikmati berbagai karya seni hasil kreativitas para siswa, mulai dari lukisan pada kipas, sketchbook, hingga tas kanvas yang dibuat selama mengikuti sesi art therapy. Karya-karya tersebut menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi media bagi siswa untuk mengekspresikan emosi dan pengalaman yang sulit diungkapkan melalui kata-kata.
Tak hanya menyaksikan pameran, masyarakat juga diajak berpartisipasi dalam berbagai aktivitas interaktif. Pengunjung dapat menggambar bebas di atas kain yang telah disediakan serta menuliskan perasaan, harapan, maupun pesan melalui Kotak Ekspresi.
Melalui kegiatan tersebut, Kelompok MOIRA ingin memperkenalkan seni sebagai salah satu sarana yang positif untuk menyalurkan emosi.
“Seni tulis maupun seni lukis mampu membantu seseorang mengungkapkan perasaan dengan cara yang lebih nyaman, aman, dan bermakna, khususnya bagi mereka yang mengalami kesulitan mengekspresikan emosi secara langsung,” jelasnya.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Anak-anak tampak menikmati aktivitas menggambar, sementara para orang tua memberikan apresiasi terhadap hasil karya yang dipamerkan serta konsep edukasi yang diusung.
Melalui Asylon Vol. 2, Kelompok MOIRA berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental dan menyadari bahwa seni dapat menjadi salah satu media ekspresi yang sehat sekaligus membangun kesejahteraan emosional. [*]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














