JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bupati Karanganyar Tegaskan KB Tidak Makruh. Sebut Ada 3 Desa Disebut Berimunisasi Paling Buruk 

Foto/Humas Kab
Foto/Humas Kab

 

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar, Juliyatmono menegaskan bahwa program keluarga berencana (KB) tidak makruh dan tak bertentangan dengan agama. Ia meminta pengalaman KB Karanganyar pernah menjadi yang terburuk dan adanya 3 desa dengan imunisasi terburuk menjadi pelajaran bersama.

Hal itu disampaikan bupati saat menghadiri penilaian Desa Bolon Kecamatan Colomadu yang lolos dan masuk nominasi penilaian evaluasi pelaksana terbaik gerak PKK dalam bidang kesehatan khususnya keluarga berencana tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2018.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam pidato sambutannya menjelaskan bahwa KB (keluarga berencana) itu untuk mengatur agar keluarga menjadi sejahtera, bukan melarang untuk punya anak banyak.

“ KB itu tidak makruh atau bertentangan dengan agama. Kabupaten Karanganyar pernah menjadi Kabupaten terburuk KB-nya. Lalu ada 3 desa yang imunisasinya buruk dengan tidak mau diimunisasi,“ papar Yuli.

Baca Juga :  Kabar Duka, Ketua RT di Desa Buran Karanganyar Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Kerabat Cemas Karena Ada Kerabat Meninggal Dunia dan Rumahnya Berdekatan

Ia menyebut faktor keyakinan dan agama menjadi penyebab utama gizi buruk karena tidak mau diimunisasi.

Menurutnya antara keluarga berencana dengan kesehatan semuanya saling berkaitan, tidak boleh meninggalkan anak-anak bodoh.

“Karanganyar sudah mencanangkan seminggu sekali minum tablet tambah darah bagi remaja wanita,” tukasnya.

Bupati Karanganyar juga menjelaskan bahwa lomba ini menjadi momentum untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesehatan terkait KB (keluarga berencana) ini.

Salah satu prgram Bupati adalah memberikan laptop kepada Ketua RT agar membantu pemerintah untuk mendata warganya dan mengetahui identitas warganya.

“Ada hak anak yang harus dipenuhi oleh orang tua. Mulai dari memberi nama yang baik, memberikan pendidikan yang baik, bahkan hingga menikahkan merupakan hak anak yang harus dipenuhi orang tua,” katanya.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Landa Gudang Kayu di Tasikmadu Karanganyar. Tumpukan Material Kayu Ludes Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

Sementara Tim Penilai Gerak PKK dari Provinsi Jawa Tengah, Winarto dalam sambutanya memberikan ucapan selamat untuk Kabupaten Karanganyar yang diwakili Desa Bolon Colomadu ini masuk nominasi. Ada enam Desa Kabupaten Kota yang masuk nominasi penilaian terbaik, dan Kabupaten Karanganyar  merupakan salah satunya.

Peran Bupati menjadi sangat penting dalam mendukung program KB khususnya dan umumnya program kesehatan bagi msyarakat, meliputi pelayanan kesehatan dan KB yang berkualitas.

Masih banyak yang harus ditingkatkan di Karanganyar terutama imunisasi, Stanting masih sangat minim pengertian menjadi tugas pemerintah untuk mensosialisasikan program itu. Wardoyo