loading...
Loading...
Bupati menyalami para abdi negara baru lingkungan Pemkab Wonogiri.

WONOGIRI-Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri membuka perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kuota yang dibutuhkan mrncapai 430 formasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri Suharno didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonogiri, Larso Haryoto berujar formasi yang disediakan antara lain tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga fungsional lainnya.

“Pengumuman rencananya dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada 19 September besok. Tapi kami masih menunggu kebijakan lebih lanjut dulu dari pemerintah pusat,” kata dia, Selasa (18/9/2018).

Baca Juga :  Unik, Anggota DPRD Wonogiri Asal Pracimantoro dan Purwantoro Jalan Kaki 55 Kilometer Menuju Rumahnya. Ternyata Ini To Penyebabnya

Menurut dia, formasi 430 buah itu, merosot drastis dibandingkan usulan penambahan CPNS jauh hari sebelumnya. Awalnya sebanyak 3.445 formasi atas dasar total kebutuhan PNS. Tapi pemerintah pusat kemudian mengeluarkan kebijakan baru, bahwa usulan CPNS hanya sebanyak jumlah pegawai yang pensiun tahun ini.

Baca Juga :  Kebakaran Hutan Melanda Gunung Lanang Sidoharjo Wonogiri, Luas yang Terbakar Capai 10 Hektare

Jumlah PNS di Wonogiri hingga bulan Agustus lalu sebanyak 10.102 orang. Mereka terdiri atas PNS di jabatan struktural, jabatan fungsional tertentu, dan jabatan fungsional umum.

Kabupaten Wonogiri, jelas dia, sudah tiga tahun ini tidak membuka perekrutan CPNS karena adanya moratorium perekrutan CPNS dari pemerintah pusat. Perekrutan CPNS terakhir dilaksanakan tahun 2014 lalu, di mana saat itu Pemkab Wonogiri memperoleh kuota sebanyak 30 formasi CPNS.

Baca Juga :  Ternyata Ini Pemicu Hilangnya Sumber Air dan Kekeringan, Salah Satunya Kebakaran Hutan dan Lahan

“Perekrutan CPNS akan bersih tanpa ada pesanan atau titipan dari pihak tertentu. Pasalnya, seleksi CPNS dilaksanakan dengan sistem CAT (Computer Assisted Test), sehingga peserta langsung bisa mengetahui nilai yang diperoleh setelah mengikuti tes.

Dia menegaskan, tidak ada praktek transaksional. Semua sesuai dengan ketentuan melalui kepanitiaan pusat. Semua pendaftaran melalui situs https://sscn.bkn.go.id. Aris Arianto

Iklan
Loading...