JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Database Kependudukan Wonogiri Belum Valid 100 Persen. Salah Satu Sebabnya, Orang Meninggal Tak Dilaporkan

Antrian pemohon adminduk meluber hingga halaman kantor Dispendukcapil Wonogiri
Antrian pemohon adminduk meluber hingga halaman kantor Dispendukcapil Wonogiri

WONOGIRI-Database kependudukan di Kabupaten Wonogiri hingga saat ini belum bisa valid 100 persen. Pasalnya masih banyak warga yang belum menerapkan prinsip tertib administrasi.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Wonogiri, Sungkono mengungkapkan hal tersebut, Senin (10/9/2018). Menurut dia masih banyak terjadi masyarakat belum tertib administrasi, khususnya saat terjadi kematian.

“Masih banyak warga yang meninggal tapi belum dilaporkan. Mestinya laporan berjenjang dari RT dan seterusnya hingga ke kami,” ungkap dia.

Baca Juga :  Kapolres Wonogiri AKBP Christan Tobing Tegaskan Tak Benar Kabar Salah Satu Paslon Datang Diiringi Ribuan Massa ke Kantor KPU, Dipastikan Pula Tak Ada Konvoi

Akibatnya, data kependudukan belum berubah. Mestinya, ujar dia, jumlah penduduk berkurang lantaran ada yang meninggal. Hal ini sudah berlangsung cukup lama.

Dia menyebutkan, saat ini jumlah penduduk Wonogiri mencapai 1, 08 juta jiwa. Angka ini terus bergerak dinamis dengan dipengaruhi beberapa faktor. Misalnya kelahiran, kematian, pindah masuk atau pindah keluar, dan lainnya.

Baca Juga :  Josss Naik Motor Neo Klasik Kawasaki Estrella 250 CC, Harjo Kendarai Mobil Honda CRV Hitam, Datang ke KPU Ikuti Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Wonogiri 2020

“Untuk menjaga database tetap valid, setiap ada pergerakan perubahan data harus dilaporkan. Khususnya kematian, agar pihak keluarga segera melaporkannya,” jelas dia.

Selain kematian, seperti kelahiran, pindah masuk dan keluar, tutur dia, masyarakat sudah cenderung tertib. Aris Arianto