loading...

Pengunjung menikmati kesegaran Kalikotak komplek Karangtalun.

WONOGIRI-Seakan dikomando sejumlah wilayah di Kota Mete Wonogiri berlomba memoles dan menyajikan tempat-tempat menarik menjadi destinasi wisata alternatif. Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Semagar Kecamatan Girimarto yang siap menawarkan eksotisme perbukitan Karangtalun.

Karangtalun dirintis warga Dusun Ciman, Desa Semagar, Kecamatan Girimarto. Kompleks wisata tersebut memiliki beberapa obyek menarik untuk dikunjungi. Antara lain air terjun Kalikotak, air terjun Kricikan, Watu Sumyang, Tanggul Asri, dan Pinus Asri.

Sekretaris Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Manggar Desa Semagar, Sularti mengatakan, beberapa obyek wisata tersebut mempunyai keunikan tersendiri. Air terjun Kalikotak dikelilingi bebatuan yang masih asri. Air terjun yang berada di lereng Gunung Lawu selatan, atau sekitar 20 kilometer sebelah timur pusat Kabupaten Wonogiri itu diyakini pernah disinggahi oleh Raden Mas Said atau Mangkunegara I saat bergerilya melawan Belanda.

“Komplek Karangtalun merupakan petilasan Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa,” kata dia, Kamis (13/9/2018).

Dibeberkan Sularti, pengunjung yang mengendarai mobil bisa memarkirkan kendaraannya di pintu gerbang obyek wisata alam Karangtalun. Selanjutnya, mereka berjalan kaki sekitar 1,6 kilometer. Adapun pengunjung bersepeda motor bisa masuk lebih jauh, sehingga tinggal berjalan kaki sekitar satu kilometer.

Rasa lelah saat berjalan kaki tidak terasa karena di kiri dan kanan jalan setapak itu dihiasi pemandangan alam dan persawahan terasering yang elok.

Loading...

“Ketika mau sampai air terjun, pengunjung bisa menyusuri sungai. Pemandangannya sangat bagus. Air terjun Kricikan itu yang kecil. Kalau yang lebih bagus dan lebih besar air itu terjun Kalikotak,” beber dia.

Adapun Pinus Asri dan Tanggul Asri ditempuh dengan menaiki bukit. Untuk mencapainya, pengunjung berjalan kaki sekitar 800 meter.

Rencananya, warga akan membuat gardu pandang agar pengunjung lebih leluasa menikmati panorama alam.

“Tiket masuknya Rp 2.000 per orang. Parkir motor Rp 2.000 sedangkan mobil Rp 5.000. Kami juga akan membuat agrowisata,” imbuh dia. Aris Arianto

Loading...