JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Di Malioboro Jogja Presiden Jokowi Naik Andong, Pengunjung Heboh Ingin Bersalaman

warga berfoto selfie dengan Presiden Jokowi yang berjalan-jalan di kawasan pedestrian Malioboro, Yogyakarta, 31 Desember 2017. Pada Sabtu malam, Jokowi menyempatkan naik andong dari kawasan depan Toko Ramai hingga kembali ke Gedung Agung. Biro Pers Istana Kepresidenan.
warga berfoto selfie dengan Presiden Jokowi yang berjalan-jalan di kawasan pedestrian Malioboro, Yogyakarta, 31 Desember 2017. Pada Sabtu malam, Jokowi menyempatkan naik andong dari kawasan depan Toko Ramai hingga kembali ke Gedung Agung. Biro Pers Istana Kepresidenan./ tempo.co

JOGJA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak Kamis (27/9/2018) berada di Yogyakarta dalam rangka kunjungan kerja. Presiden Jokowi bersama istrinya Iriana Joko Widodo menyempatkan diri menikmati suasana Jalan Malioboro saat malam hari.

Presiden Jokowi, ibu negara, serta rombongan, menaiki andong untuk menyusuri Jalan Malioboro. Namun sebelum menaiki andong, ia dan Iriana membeli beberapa mainan untuk cucunya.

Mengutip dari tempo.co Kehadiran RI 1 ini membuat masyarakat dan wisatawan yang ada di lokasi berkerumun dan mengajaknya bersalaman. “Masyarakat berlomba berteriak memanggil nama Presiden, agar berkesempatan berjabat tangan atau berfoto bersama,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin saat menggambarkan suasana malam Kamis, 27/9/2018.

Baca Juga :  Pulang dari Banten dan Surabaya, 4 Warga Gunungkidul Positif Covid-19

Jokowi dan Iriana terlihat beberapa kali meminta agar andong yang dinaikinya berhenti untuk memenuhi keinginan bersalaman dan berswafoto dari warga yang memadati Jalan Malioboro.

Pada pukul 21.14 WIB, andong yang dinaiki Presiden dan Ibu Iriana ini pun memasuki halaman Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta, tempat Presiden dan Ibu Iriana menginap.

Baca Juga :  Pemkot Yogya Gencarkan Pemutusan Penularan Covid-19, Ini Yang Dilakukan    

Rencananya, hari ini, Jumat, 28 September 2018, Jokowi akan membuka Festival Kesatuan Pengelola Hutan Tingkat Nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara ini digelar untuk menunjukan komitmen pemerintah dalam pengelolaan hutan di Indonesia dengan basis pemberdayaan masyarakat. Dalam festival ini, produk-produk unggulan berbasis pengelolaan hutan dan pemberdayaan masyarakat juga akan ditampilkan.

www.tempo.co