loading...


Duta lingkungan asal Karanganyar saat pamitan ke bupati. Foto/Humas Kab

KARANGANYAR– Siswi kelas 5 SD Negeri 3 Berjo, Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar, Puspita Nia Sari berkesempatan dikirim ke Jepang. Bersama dua siswa lainnya berasal dari Madura, Nia akan dikirim untuk saling bertukar informasi dengan sekolah-sekolah yang ada di Jepang terkait lingkungan hidup.

Rombongan dari Karanganyar yang berjumlah tiga orang terdiri atas satu orang siswi, satu orang perwakilan OISCA Karangpandan, dan guru pendamping diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, di ruang kerja, Senin (10/9/2018).

Rencananya sebelum bertolak ke Jepang, ketiga siswa duta lingkungan hidup tersebut akan dikarantina selama 7 hari dari tanggal 14 sampai dengan 21 September di Sukabumi.

Baca Juga :  14 Bulan Jabat Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto Akhirnya Kembali ke Habitat Lama di Brimob Kaltara 

Selama masa karantina, mereka akan mempelajari bahasa jepang, berkunjung ke sekolah OISCA di Sukabumi sekaligus pemantapan persiapan presentasi di Jepang.

Terpilihnya Nia didasarkan pada seleksi 9 Sekolah yang ada di Kabupaten Karanganyar oleh OISCA Karanganyar..Nia dinilai paham, aktif serta berani tampil dalam program penataan lingkungan yang ada di lingkungan sekolah.

Rombongan duta lingkungan hidup akan meninggalkan tanah air untuk menuju ke Jepang pada tanggal 22 September, dan menetap selama kurang lebih 9 hari yakni hingga tanggal 30 September 2018.

Baca Juga :  Bupati Karanganyar Khawatir Gara-gara Pilkades Warga Tak Saling Tegur Sapa 

Selama di Jepang, ketiga siswa sebagai duta lingkungan hidup akan presentasi tentang lingkungan (penghijauan) di sekolah, mereka juga akan bertukar informasi soal kultur dan budaya yang ada di Indonesia terkhusus di daerah dimana mereka tinggal.

Sementara itu, Edy Yusworo Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karanganyar, mengatakan Pemerintah sepenuhnya mendukung pengiriman Nia ke Jepang bersama dua siswa lainnya. Diharapkan kedepan kegiatan pengembangan lingkungan di kawasan sekolah bisa ditularkan ke sekolah lain dan lebih luas ke masyarakat. Wardoyo

Baca Juga :  Berlakukan Tiket Masuk, De Tjolomadoe Tambah "Pengalaman" Baru

 

Loading...