loading...
Salah satu tim menyiapkan peralatan gantole di Puncak Joglo Desa Sendang, Wonogiri.

WONOGIRI-Kejuaraan nasional gantole Race to Goal Serie I 2018, telah berakhir. Para atlet asal Sumbar berhasil merajai podium untuk kelas bergengsi, A Advan.

Kejurnas gantole digelar di Puncak Joglo Desa Sendang Kecamatan Wonogiri. Ada dua kelas yang dilombakan yakni, A advan dan B. Untuk kelas A advan, juara I Latif dari Sumbar, juara II Rijanul Fatomi dari Sumbar, juara III Qoidir Anas dari Sumbar. Kategori B juara I Muhamad Rizid Rido dari Jateng, juara II Nastain dari Jatim, juara III Sulis Widodo dari Jateng.

Baca Juga :  BPR Gajah Mungkur Optimis Kinerja 2019 Meningkat

Abdul Mustofa, pengurus FASI Jawa Tengah, Minggu (9/9/2018) mengatakan, kejurnas gantole dilaksanakan 4-8 September 2018. Kondisi Wonogiri yang memadai, membuat kelas A advan bisa dilombakan. Kelas A merupakan ekstra cepat 80 kilometer perjam adalah kelas bergengsi.

“Harapan kami untuk sport landing nantinya perlu diperbaiki lagi seperti pepohonan dan batu-batu yang besar perlu ditata lagi. Agar olahraga ini lebih terkenal ditempuh dengan membuat video dan bisa diupload di facebook maupun youtube,” kata dia.

Baca Juga :  Begini Ternyata Cara Warga Purwantoro Wonogiri Peringati HKSN dan Hari Disabilitas Internasional

Ketua FASI Jawa Tengah Nuzul Firman, menerangkan, bukit Puncak Joglo di Wonogiri merupakan bukti sejarah perkembangan gantole. Tahun 1994 pertama kali diadakan even gantole yang diikuti sekitar 60 atlit gantole dari berbagai negara. Di Wonogiri pula lahir rekor jarak tempuh gantole 100 kilometer yang belum terpecahkan sampai sekarang.

“Wonogiri sangat erat dengan gantole Secara reguler perlu ditingkatkan frekuensi pelaksanan kegiatan ini. Olah raga gantole mempunyai dua sisi yaitu olah raga itu sendiri dan wisata,” terang dia. Aris Arianto


Loading...