loading...
Foto kondisi bus yang kecelakaan maut di Cikidang, Sukabumi. Foto/Teras.id

BANDUNG- Kecelakaan bus rombongan gathering yang menewaskan sementara 23 korban di Jalur Cikidang-Pelabuhanratu, Sukabumi, Jabar memang cukup mengejutkan. Para korban yang masih selamat sempat menuturkan detik-detik mengerikan yang dialami bus sebelum jatuh ke jurang sedalam 35 meter.

Hal itu terungkap dari para korban yang merupakan penumpang bus Wasantara bernopol 1010-00 milik Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) ini. Sedangkan untuk dindikasi rem blong, polisi masih melakukan penyelidikan.

“Sopir tidak bisa menguasai medan karena kondisi jalan dalam keadaan gelap gulita. (Untuk blong rem) Kita masih melakukan penyelidikan mendalam. Kenapa kita katakan sopirnya tidak menguasai jalan karena semalam kita mendengar keterangan dari para saksi bahwa sopir tersebut panik, karena ketika ada tikungan tajam langsung rem kemudian jalan lagi. Berarti remnya berfungsi,” ujar Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, di lokasi kecelakaan, Sabtu (8/9/2018).

Baca Juga :  Lokasi Kecelakaan Pikap Maut Tewaskan 2 Orang di Tol Sragen Hanya  Berjarak 2 KM dari Titik Peresmian Presiden Jokowi

Dari keterangan para saksi juga terungkap sebelum masuk jurang, kendaraan jenis micro bus ini sempat menabrak tebing.

“Ketika belokan tajam ke kiri, sopir berusaha untuk menghindari jurang dan sekali menabrak tebing. Setelah menabrak tebing tersebut tidak terkendali akhirnya masuk ke jurang tersebut sekitar 35 meter tersebut,” jelasnya.

Untuk memastikan penyebab utama kecelakaan tersebut, Polres Sukabumi akan melakukan olah TKP bekerjasama Direktorat Polda Jabar.

Menurut Nasriadi, jalur Cikidang-Palabuhanratu ini dilarang dilintasi kendaraan bus karena banyaknya tikungan tajam kemudian jurang serta jalan menurun menanjak yang curam.

Baca Juga :  Mendekati Pilpres, Jokowi Siapkan Senjata Tim Bravo 5. Tugasnya Tangkal Serangan Isu-Isu Dari Lawan

“Kita sudah mengantisipasi, jalan masuk simpang TMC yang arah ke Cikidang menuju Palabuhanratu kita pasang himbauan bus tidak boleh lewat karena jalannya sempit kemudian banyak jurang-jurangnya. Bahkan kita arahkan seluruh bus bak terbuka atau truk melewati simpang ratu yang arahnya ke Warungkiara,” jelasnya.

Kabag Humas Polres Sukabumi AKP Sunarto mengungkapkan rombongan guru yang menggunakan bus Wasantara bernopol 1010-00 milik Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) ini berangkat dari Kebon Jeruk, Jakarta Barat bertujuan ke objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

Bus berisi 38 penumpang, seorang kernet dan sopir bernama Usup Supriyadi (45 tahun). Kecelakaan dipastikan akibat rem blong.

Baca Juga :  Mendadak Heboh Muncul Ajaran Sesat Sensen Mengaku Rasul. Salat Menghadap ke Timur, Pengikut Ribuan 

“Ketika sampai di jalan Cisarakan Buniwangi Palabuhanratu bus mengalami rem blong, sopir tidak bisa mengendalikan Bus sehingga oleng dan masuk ke jurang Cisarakan,” jelasnya.

www.teras.id


Loading...