JOGLOSEMARNEWS.COM Market

Rajin Nabung di BKK Karangmalang Sragen, Nasabah asal Mageru Raih Hadiah Mobil. OJK Sebut BKK Karangmalang Terbesar dan Tersehat se-Soloraya

Dirut PD BPR/BKK Karangmalang, Raji saat menyerahkan duplikat kunci hadiah utama mobil pemenang utama undian 2018. Foto/Wardoyo
Dirut PD BPR/BKK Karangmalang, Raji saat menyerahkan duplikat kunci hadiah utama mobil pemenang utama undian 2018. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Puncak HUT merger PD BPR/BKK Karangmalang dan BKK Tanon diwarnai dengan penarikan undian tabungan dan deposito berhadiah utama satu unit mobil Xenia All New, Selasa (18/9/2018). Menandai HUT, BPR Karangmalang juga menunjukkan progress positif dengan dinobatkan BPR tersehat se-Soloraya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Penarikan undian yang digelar di Gedung Kartini Sragen itu dibuka langsung oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan dihadiri ratusan nasabah. Selain ratusan hadiah elektronik dan 9 sepeds motor, turut diundi hadiah utama mobil yang jatuh ke tangan Junianto Saputro Margono.

Nasabah asal Mageru, Sragen yang berprofesi swasta itu meraih hadiah utama mobil All New Xenia. Sedangkan total hadiah yang dibagikan untuk nasabah mencapai Rp 600 juta dalam berbagai bentuk.

Direktur Utama BPR/BKK Karangmalang, Raji mengungkapkan program undian nasabah tabungan dan deposito itu merupakan program tahunan. Tujuannya untuk mengapresiasi kepercayaan masyarakat sekaligus menjadi wahana BPR/BKK Karangmalang untuk bersama-sama berbagi rasa dengan nasabah dan masyarakat.

Baca Juga :  Kabar Duka, 3 Warga Sragen Kembali Meninggal Dunia Terkait Covid-19 Hari Ini. Dua Orang Berstatus Positif, Satunya Suspek, Total Sudah 62 Warga Meninggal

“Sehingga antara BPR/BKK Karangmalang dengan masyarakat selalu bersama dan kompak,” paparnya di sela undian.

Ia juga mengapresiasi kinerja semua jajaran manajemen yang sudah membawa BPR/BKK Karangmalang mencapai progress sangat positif. Selain capaian aset Rp 602 miliar, angka kesehatan juga menduduki peringkat pertama dari 74 BPR/BKK konvensional yang ada di Soloraya.

Hal itu juga diungkapkan oleh pejabat OJK Solo yang dalam sambutannya menyampaikan angka kredit macet atau Non Performed Loan (NPL) BKK Karangmalang merupakan yang terendah se-Soloraya.

“Dari OJK memang menyampaikan bahwa BPR Karangmalang ini yang terbesar di Soloraya dari semua BPR konvensional sebanyak 74. Kualitas kesehatan kita bagus. NPL BPR se-Sragen saja di angka 3. Tapi BKK Karangmalang sendiri hanya 2,5.” tukasnya.

Baca Juga :  Meledak Lagi, Tambah 12 Warga Positif Hari Ini, Kasus Covid-19 Sragen Melonjak Jadi 485. Dua Warga Suspek Kembali Meninggal, Total Sudah 68 Warga Meninggal Terkait Covid-19
Dirut PB BPR/BKK Karangmalang, Raji didampingi Dirut PD BKK Tanon, Heri Supriyanto. Foto/Wardoyo

Tingkat kesehatan itu kemudian berdampak positif terhadap perolehan profit atau keuntungan. Raji menambahkan untuk deviden yang disetor ke Pemprov tahun ini mencapai Rp 4,3 miliar sedangkan ke Pemkab Sragen sebesar Rp 3,1 miliar.

“Nah, yang kita kembalikan untuk masyarakat lewat dana CSR sebesar Rp 158 juta dan undian ini senilai hampir Rp 600 juta,” jelasnya.

Dengan tren yang makin meningkat, pihaknya menargetkan pertumbuhan di tahun 2018 dan 2019 bisa mencapai angka 9 persen di semua sektor. Hal itu seiring dengan peningkatan jumlah nasabah yang tahun ini mampu tumbuh hingga 500 orang. Wardoyo